DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | KERAGAMAN HAMA DAN MUSUH ALAMI PADA PERTANAMAN GENERATIF KEDELAI (Glycine max L. Merr) DENGAN KERAPATAN TANAMAN YANG BERBEDA | |
| PENGARANG | : | AS ARI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-07-17 |
Produksi kedelai di Indonesia masih tergolong relatif rendah padahal permintaan kedelai tiap tahun mengalami peningkatan seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk, namun permintaan akan kedelai ini tidak mampu diimbangi oleh produksi dalam negeri sehingga harus dilakukan impor dalam jumlah yang besar (Ohorella, 2011). Untuk meningkatkan produksi kedelai tentunya tidak selalu bergantung dengan penggunaan bahan kimia, dengan penggunaan jarak tanam yang sesuai dapat menekan pertumbuhan hama secara alami, musuh alami dipertanaman juga berperan dalam menekan pertumbuhan hama, oleh karena itu perlu dilakukan pengaturan jarak yang berbeda untuk mengetahui jarak tanam yang terbaik untuk menekan hama secara alami. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis hama dan musuh alami pada masa generatif tanaman kedelai dan untuk mengetahui pengaruh jarak tanam yang berbeda terhadap keragaman hama dan musuh alami. Penelitian ini menggunakan Rncangan Acak Kelompok (RAK) 1 Faktor dengan 5 macam perlakuan jarak tanam ( 20 x20 cm, 20 x 30 cm, 20 x 40 cm, 20 x 50 dan 20 x 60 cm) dan 5 ulangan sehingga ada 25 satuan percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jarak tanam berpengaruh nyata terhadap keragaman hama, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap keragaman musuh alami, pada penelitian ini jarak tanam yang terbaik untuk menekan pertumbuhan hama adalah perlakuan dengan jarak tanam 20 x 30 cm.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI