DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KEPERCAYAAN MASYARAKAT PADA PAMALI SANJA KUNING DI DESA GUNUNG RAJA KECAMATAN TAMBANG ULANG KABUPATEN TANAH LAUT
PENGARANG:Lina Silvia
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-17


ABSTRAK

Lina Silvia, 2019. Kepercayaan Masyarakat pada Pamali Sanja Kuning di Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut. Skripsi Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi, Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Pembimbing (I) Alfisyah,Pembimbing (II) Lumban Arofah.

 

Kata Kunci: Pamali Sanja Kuning, Nilai,  Akibat-akibat.

 

Masyarakat suku Banjar di Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang Kabupaten Tanah Laut masih mempercayai pamali sanja kuning sebagai tradisi warisan orang bahari yang diwariskan orang tua kepada anak cucu. Hal ini untuk melarang anaknya melakukan sesuatu hal yang dianggap tabu atau bahkan membahayakan diri anak yang memiliki akibat-akibat yang tidak baik bagi si pelanggarnya.Sanja kuning adalah fenomena alam yang terjadi pada saat hari menjelang malam. Adapun penelitian ini bertujuan mengetahui nilai pamali sanja kuning dan  akibat-akibat pamali sanja kuning.

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data yang digunakan ialah data primer dan sekuder,informan ditentukan secara snowball, instrumen penelitian ialah peneliti sendiri dengan pedoman wawancara dan observasi, dibantu dengan alat tulis dan kamera. Pengumpulan data dilakukandengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis kualitatifberupa reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Nilai pamali sanja kuning memiliki makna yaitu pamali Banjar mengandung nilai karakter religius dan nilai karakter disiplin. Nilai pamali sanja kuning mengandung pesan berupa perkataan yang bisa diambil sebagai pedoman dalam menjalankan nilai-nilai yang dipandang baik atau buruk dalam suatu lingkungan masyarakat. Penanaman nilai pamali sanja kuning bagi orang tua kepada setiap anggota keluarga, menjadi manusia yang berbudi pekerti dalam  menjalankan  kehidupan sekarang dan masa depan  (2) Akibat-akibat melanggar pamali sanja kuning mempunyai akibat buruk bagi diri dan lingkungan sosial. Jika dilanggar, biasanya berhubungan dengan kesehatan, jodoh, dan keselamatan.

Berdasarkan hasil penelitian,disarankan bagi masyarakat agar dapat menambah wawasan serta pengetahuan tentang budaya Banjar. Orang tua diharapkan dapat  mewariskan kapada generasi muda untuk tetap menjaga dan melestarikan budaya kepercayaan pamali sanja kuning agar tidak hilang seiring kemajuan zaman. 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI