DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENETAPAN KADAR METANOL DAN ETANOL DALAM PRODUK KOSMETIK PEMBERSIH WAJAH DAN TONER SECARA KROMATOGRAFI GAS
PENGARANG:ANGGUN TRY WIJAYANTY
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-29


ABSTRAK

PENETAPAN KADAR METANOL DAN ETANOL DALAM PRODUK KOSMETIK PEMBERSIH WAJAH DAN TONER SECARA KROMATOGRAFI GAS (Oleh: Anggun Try Wijayanty; Pembimbing; Amalia Khairunnisa;2019;53 halaman)

Seiring berkembangnya produk kosmetik di Indonesia, banyak industri kosmetik yang mencampurkan kandungan metanol dan etanol ke dalam kosmetik. Metanol dan etanol termasuk dalam golongan alkohol yang biasa digunakan sebagai pelarut organik. Tujuan penambahan metanol dan etanol dalam kosmetik agar produk kosmetik lebih cepat kering saat digunakan di kulit dan tak terasa berminyak serta lengket. Metanol dan etanol dalam kosmetik dapat menimbulkan efek merugikan salah satunya yaitu membuat kulit menjadi iritasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar metanol dan etanol yang terdapat di dalam sampel kosmetik pembersih wajah dan toner secara kromatografi gas, sampel yang digunakan yaitu terdiri dari dua sampel pembersih wajah dan satu sampel toner. Instrumen yang digunakan yaitu kromatografi gas dengan fase gerak helium dan fase diam pora PLOT Q. Hasil penetapan kadar pada sampel X dan Y tidak mengandung etanol dan metanol sedangkan pada sampel Z diperoleh kandungan etanol sebesar 20,31% dan sampel Z tidak mengandung metanol. Menurut peraturan BPOM nomor 18 tahun 2015 persyaratan kadar metanol maksimal 5 % dihitung sebagai % dari etanol, sehingga dapat dikatakan ketiga sampel memenuhi persyaratan.

Kata kunci : Metanol, Etanol, Kosmetik, Kromatografi gas

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI