DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENETAPAN KADAR, UJI DISOLUSI DAN KESERAGAMAN KANDUNGAN ALOPURINOL PADA SEDIAAN TABLET GENERIK YANG BEREDAR DI KOTA BANJARMASIN
PENGARANG:NOFIA ANIDA HIDAYAT
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-29


ABSTRAK

 

 

PENETAPAN KADAR, UJI DISOLUSI DAN KESERAGAMAN KANDUNGAN ALOPURINOL PADA SEDIAAN TABLET GENERIK YANG

BEREDAR DI KOTA BANJARMASIN (Oleh Nofia Anida Hidayat; Pembimbing: Prima Happy Ratnapuri; 2019; 66 halaman)

 

Alopurinol adalah salah satu obat antigout yang cukup banyak tersedia di pasaran, sehingga perlu dilakukan penelitian mutu pada obat tersebut. Telah dilakukan penelitian mutu penetapan kadar, uji disolusi dan keseragaman kandungan pada sediaan tablet alopurinol generik dari 3 pabrik yang berbeda. Penetapan kadar zat aktif menggunakan metode HPLC, penetapan kadar zat aktif terlarut menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis dan penetapan keseragaman kandunganmenggunakanmetodeyangmerujukpadaFarmakopeIndonesiaEdisi

V. Hasil penetapan kadar zat aktif pada penelitian ini yaitu 106,3% (sampel A), 101,8% (sampel B) dan 105,2% (sampel C) yang dapat dinyatakan memenuhi syaratsesuaidenganFarmakopeIndonesiaEdisiVyaitutidak≤93,0%dantidak

≥ 107,0%. Hasil penetapan kadar zat aktif terlarut adalah 102% – 106% (sampel A), 99% – 105% (sampel B) dan 102% – 108% (sampel C) yang dapat dinyatakan memenuhi syarat sesuai dengan Farmakope Indonesia Edisi V yaitu dalam waktu 45 menit harus larut tidak ≤ 75% (Q) dari jumlah yang tertera pada etiket. Hasil penelitian keseragaman kandungan pada sampel A, B dan C masing-masing dengan nilai AV sebesar 7,5%, 8,4% dan 6,7% dapat dinyatakan memenuhi syarat sesuai dengan Farmakope Indonesia Edisi V yaitu nilai penerimaannya ≤ 15% untuk tiap 10 tablet.

 

Katakunci:Alopurinol,         Penetapan       kadar,  Uji       disolusi,           Keseragaman kandungan, HPLC, SpektrofotometriUV-Vis.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI