DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PRARANCANGAN PABRIK METIL ETIL KETON (MEK) DARI 2-BUTANOL DENGAN PROSES DEHIDROGENASI KAPASITAS 40.000 TON/TAHUN | |
| PENGARANG | : | NISA AULIA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-07-30 |
2-butanone atau metal etil keton (MEK) merupakan senyawa keton yang banyak di gunakan sebagai solven di berbagai industri. Metil Etil Keton biasanya di gunakan juga dalam pembuatan kulit sintetis, kertas transparan, tinta percetakan dan pelapis aluminium foil. Maka perlu direncanakan perancangan pabrik kimia dengan produk metil etil keton dari 2-butanol. Pabrik ini direncanakan beroperasi selama 330 hari/tahun dengan kapasitas produksi sebesar 40.000 ton/tahun dan rencanakan berdiri pada tahun 2024.
Pabrik akan berdiri di Cilegon, Provinsi Banten dimana lokasi pabrik dekat dengan sungai Cisadane, sehingga sumber air untuk unit utilitas berasal dari sungai tersebut. Produk metil etil keton (MEK) dengan kapasitas 40.000 ton/tahun dan hasil samping berupa gas hidrogen. Produk metil etil keon (MEK) menggunakan proses dehidrogenasi 2-butanol dengan bantuan katalis zinc oxide (ZnO) pada tekanan 1 atm dan suhu 350 0C dimana reaktor yang dingunakan adalah reaktor fixed-bed multitube dan reaksi bersifat endotermis (membutuhkanmpanas). Produk yang keluar dari reaktor selanjutnya dialirkan menuju menara distilasi-01 dan diperoleh hasil atas berupa produk metil etil keton dan hasil bawah dindapatkan campuran 2-butanol dan air. Produk hasil atas kemudian disimpan dalam tangki penyimpanan, sedangkan hasil bawah berupa campuran metanol dan air dapat di recycle menuju Mixing Point.
Pemasaran metil etil keton diutamakan untuk konsumsi dalam negeri. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line dan staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian menurut jam kerja yang terdiri dari shift dan nonnshift dengan tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 135 orang. Adapun hasil analisa ekonomi memberikan hasil investasi modal total (TCI) adalah sebesar Rp 750.197.803.834,89 dan diperoleh hasil penjualan yaitu sebesar 1.698.191.181.386,03. Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 46% dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 30%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 1,73 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar 2,40 tahun. Sehingga diperoleh Break Event Point (BEP) sebesar 47% dan Shut down point (SDP) sebesar 21%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik metil etil keton dengan kapasitas 40.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan.
Kata kunci : 2-butanon, metil etil keton (MEK), 2-butanol, reaaktor fixed-bed
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI