DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengaruh Ukuran Agregat Kasar Batu Alami pada Sistem Pengerjaan Beton Praletak
PENGARANG:HAIRIDHA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-07-30


PENGARUH UKURAN AGREGAT KASAR BATU ALAMI PADA SISTEM PENGERJAAN BETON PRALETAK

 

Hairidha1, Nursiah Chairunnisa2

1Mahasiswa, S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat

2Dosen, S1 Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat

Email: hairidhaa@gmail.com

 

ABSTRAK

 

Beton praletak atau Preplaced Aggregate Concrete (PAC) didefinisikan sebagai metode pelaksanaan proses pembetonan dimana agregat kasar ditempatkan terlebih dahulu ke dalam sebuah cetakan dan kemudian campuran grout diinjeksikan masuk ke dalam rongga yang terbentuk dari kumpulan agregat kasar yang telah diletakkan sebelumnya. Dalam pembuatan beton sering terjadi pori (ruang kosong). Hal tersebut terjadi karena adanya pemisahan butiran dari adukan beton sehingga distribusi agregatnya menjadi tidak merata yang menyebabkan terjadinya segregasi. Maka dari itu pemilihan agregat merupakan salah satu pemilihan bahan-bahan pembuatanbeton, dan pemilihan metode pelaksanaan yang sangat pentinguntuk mendapatkanmutubetonyang diinginkansesuaidengan perencanaan.

Benda uji pada penelitian berupa silinder dengan ukuran 150 mm x 300 mm dengan jumlah 72 buah sampel. Sampel beton silinder menggunakan komposisi campuran grout fas 0,6; s/p = 1/1,5; viscocrete 0,6%, dan fas 0,4; s/p = 1/0,75; viscocrete 0,7% denganagregat kasar yaitu batu alami berukuran 20 mm, 30 mm, kombinasi antara 20 mm dengan 30 mm. Pengujian terhadap silinder untuk kekuatan tekan dilakukan pada umur 7, 14, dan 28 hari masing-masing 3 sampel uji tiap pengujian. Untuk pengujian kuat tarik belah digunakan 3 sampel uji tiap variasi.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kuat tekan umur 28 hari pada fas 0,6; s/p = 1/1,5; viscorete 0,6% untuk berbagai ukuran agregat kasar batu alami adalah berturut-turut sebesar 8,681 MPa, 11,984 MPa, dan 11,795 MPa. Untuk nilai rata-rata kuat tekan umur 28 hari untuk fas 0,4; s/p = 1/0,75; viscorete 0,7% untuk berbagai ukuran agregat kasar batu alami adalah berturut-turut sebesar 18,117 MPa, 18,117 MPa, dan 19,816 MPa. Dari hasil pengujian kuat tekan didapatkan nilai kuat tekan umur 28 hari tertinggi senilai 19,816 MPa pada variasi sampel beton praletak fas 0,4; s/p = 1/0,75; viscorete 0,7%, dan batu alami ukuran kombinasi 20 mm dan 30 mm. Dan untuk hasil pengujian kuat tarik didapatkan nlai kuat tarik tertinggi senilai 2,051 MPa pada variasi sampel beton praletak fas 0,4; s/p = 1/0,75; viscorete 0,7%, batu alami ukuran 20 mm dan ukuran 30 mm.

 

Kata Kunci: Preplaced Aggregate Concrete (PAC), batu alami, kuat tekan, kuat tarik

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI