DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Museum Budaya Massenrempulu | |
| PENGARANG | : | ALFIAN TRIKA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-07-30 |
Abstrak
Museum Budaya Massenrempulu adalah sebuah wadah yang dapat menjadi salah satu penunjang terhadap pengakuan Suku Massenrempulu yang berfungsi sebagai tempat pengumpulan, merawat, menyajikan, melestarikan serta menjadi wadah pemersatu ke-tiga suku yang membentuk kesatuan suku Massenrempulu agar masyarakat tidak lagi ada yang membudidayakan kata subetnis seperti Duri, Enrekang dan Maiwa. Museum yang akan dirancang ialah museum yang dapat menceritakan unsur kebudayaan Massenrempulu dengan penerapan konsep arsitektur vernakular. Konsep ini digunakan agar setiap sisi tentang kebudayaan Massenrempulu tidak terlewatkan oleh pengunjung museum tersebut. Dalam hal ini digunakanlah metode perancangan arsitektur pemrograman sebagai langkah strategis untuk menyelesaikan permasalahan yang ada. Hasil pancangan ini mampu menjawab pembangunan di kabupaten Enrekang yang saat ini tengah dalam proses pengenalan kebudayaannya.
Kata Kunci: Museum, subetnis, arsitektur Vernakular, architectural programming.
Abstract
Massenrempulu cultural Museum is a container that can be one of the supporting of the recognition of the Massenrempulu tribe that serves as a place of gathering, caring, serving, preserving and serving as a container of three tribes Forming the unity of the Massenrempulu tribe so that people no longer exist that cultivate sub-etnics such as Duri, Enrekang and Maiwa. The museum to be designed is a museum that can tell the cultural element Massenrempulu by applying the concept of vernacular architecture. This concept is used so that every side of Massenrempulu culture is not overlooked by the visitors of the museum. In this case, use the method of architecture programming as a strategic step to solve the problem. The result is able to answer the development in Enrekang district which is currently in the process of cultural recognition.
Keyword:Museum, sub-ethnic, architecture vernacular, architectural programming.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI