DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Pengaruh Variasi Penggunaan Agregat kasar Alami dan Batu Pecah dengan penambahan viscocrete 1003 pada Beton Self Compacting Concrete (SCC) | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD HABIBI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-07-30 |
1. ABSTRAK
Self Compacting Concrete atau yang umum disingkat dengan istilah SCC adalah beton segar yang sangat plastis dan mudah mengalir karena berat sendirinya mengisi keseluruh cetakan yang dikarenakan beton tersebut memiliki sifat-sifat untuk memadatkan sendiri, tanpa adanya bantuan alat penggetar untuk pemadatan.
Penelitian ini melakukan fresh concrete test dengan 4 parameter untuk menentukan karateristik beton SCC yaitu flowability dengan Slumpflow, Viscosity dengan V Funnel, Passing Ability dengan L Shape Box dan J ring dan segregation resistance dengan Penetration test. Setelah itu dilakukan pengujian hardened concrete test dengan pengujian kuat tekan dan kuat Tarik belah pada usia 28 hari dengan variabel batu pecah dan batu alami dengan penambahan Sika Viscocrete 1003.
Pada pengujian fresh concrete test didapatkan hasil untuk pengujian Slumpflow kelas SF1 variasi a10, p10, p12,5 dan p10+12,5 dan kelas SF2 variasi p12,5 dan p10+12,5, L Shape Box kelas PA2, V Funnel kelas VF1 variasi p10, p12,5 dan p10+12,5 dan kelas VF2 untuk semua variasi dan J Ring untuk semua variasi dapt memenuhi EFNARC standar. Pengujian Untuk pengujian hardened concrete test didapat hasil uji tekan masing masing secara berturut-turun untuk batu alami a10, a12,5 dan a10+12,5 sebesar 11,94MPa, 13,58MPa dan 7,21MPa untuk variasi batu pecah p10, p12,5 dan p10+12,5 sebesar 14.43MPa, 15,98MPa dan 16,98MPa.
Kata Kunci : Beton Self Compacting Congcrete (SCC), Batu Alami, Batu Pecah dan Sika Viscocrete
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI