DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PENGEMBANGAN MODUL IPA UNTUK MELATIHKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK SMP/MTS
PENGARANG:AHMAD MISRADI SURYA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-08-09


ABSTRAK

Ahmad Misradi Surya. 2019. Pengembangan Modul IPA untuk Melatihkan Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik SMP/MTs. Tesis. Magister Keguruan Ilmu Pengetahuan Alam, Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat. Pembimbing (I) Dr. Muhammad Zaini, M.Pd, (II) Prof. Dr. Supramono, M.Pd.

Kata Kunci: Modul IPA, berpikir kritis, keefektifan

Kesulitan dalam belajar IPA khususnya dalam keterampilan berpikir kritis ditandai dengan rendahnya penguasaan konsep, miskonsepsi, hingga yang berhubungan dengan kontekstual. Modul yang dikembangkan secara spesifik akan mampu meningkatkan penguasan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk mengevaluasi kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan modul IPA hasil pengembangan untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik SMP/MTs. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas VIII MTs Muhammadiyah 3 Al-Furqan Banjarmasin. Penelitian dilaksanakan pada tahun pelajaran 2018/2019. Data kevalidan modul diperoleh melalui penilaian 3 orang pakar. Data kepraktisan modul pembelajaran meliputi penilaian keterlaksanaan modul dan respon peserta didik pada uji kelompok kecil. Data tentang keefektifan modul pembelajaran meliputi; 1) hasil keterampilan berpikir kritis peserta didik, 2) hasil penilaian kognitif, 3) respon peserta didik terhadap kegiatan belajar dan praktikum pada uji lapangan. Data dikumpulkan melalui tes dan pengamatan serta dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul IPA yang dikembangkan tergolong valid berdasarkan hasil validasi, meliputi desain modul, format, materi, kebahasaan, penyajian, penunjang inovasi dan peningkatan mutu KBM. Modul juga dinyatakan praktis karena mudah digunakan oleh peserta didik. Hal ini didukung oleh; 1) keterlaksanaan modul pada uji kelompok kecil memperoleh skor dari rentang terendah 83,12% hingga yang tertinggi 95,75% dengan kategori praktis hingga sangat praktis, 2) peserta didik memberikan respons positif terhadap proses pembelajaran. Keefektifan modul IPA juga telah terpenuhi, hal ini berdasarkan hasil temuan penelitian 1) rata-rata hasil keterampilan berpikir kritis peserta didik pada uji kelompok kecil mencapai kategori baik (3≤4), 2) keterampilan berpikir kritis peserta didik pada uji lapangan sekurang-kurangnya kategori baik (3≤4), 3) hasil belajar kognitif peserta didik melalui uji lapangan termasuk kategori baik (80≤100%).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI