DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS KEMAMPUAN KONEKSI MATEMATIS SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING | |
| PENGARANG | : | R OMIYANSAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-08-09 |
Kemampuan koneksi matematis adalah kemampuan untuk mengaitkan konsep/aturan matematika yang satu dengan yang lainnya, dengan bidang studi lain, atau dengan aplikasi pada dunia nyata. Koneksi matematis didasarkan bahwa matematika sebagai body of knowledge, yakni ilmu yang terstruktur dan utuh, yang terdiri dari bagian-bagian yang saling berhubungan. Hal inilah yang membuat kemampuan koneksi matematis sangat penting untuk dimiliki siswa. Akan tetapi berdasarkan wawancara dengan guru matematika untuk kelas XI MIPA di SMAN 5 Banjarmasin, didapatkan kesimpulan bahwa siswa kelas XI MIPA memiliki kemampuan koneksi matematis yang rendah. Usaha yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kemampuan koneksi matematis siswa diantaranya dengan melibatkan siswa secara aktif dalam pembelajaran menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing, yaitu model yang memperkenankan siswa untuk menemukan sendiri informasi baru yang dalam pelaksanaannya disertai bimbingan guru. Berdasarkan hal itu, dilakukan penelitian yang bertujuan untuk menganalisis kemampuan koneksi matematis siswa dengan menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan metode penelitian deskriptif selama tujuh kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 1 SMAN 5 Banjarmasin dengan jumlah 33 siswa dan objek penelitian ini adalah kemampuan koneksi matematis siswa. Pengumpulan data melalui observasi, tes kemampuan koneksi matematis, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakaan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah digunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing kemampuan koneksi matematis siswa pada aspek internal siswa mampu mengenali konsep matematika berada dalam kategori cukup. Pada aspek internal siswa mampu mengenali prinsip matematika, siswa dapat mengenali prosedur matematika suatu representasi ke prosedur representasi yang ekuivalen, dan siswa dapat menggunakan keterkaitan antar topik matematika berada dalam kategori tinggi. Sedangkan kemampuan koneksi matematis siswa pada aspek eksternal siswa dapat menggunakan konsep dan prinsip matematika dalam kehidupan sehari-hari berada dalam kategori sangat tinggi.
Kata Kunci: koneksi matematis, model pembelajaran inkuiri terbimbing
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI