DIGITAL LIBRARY



JUDUL:EFEK PERENDAMAN EKSTRAK BATANG PISANG MAULI (Musa acuminata) DAN DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum) SEBAGAI OBAT KUMUR TERHADAP NILAI KEKERASAN PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT BIOAKTIF
PENGARANG:DEWI RAHAYU
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-08-12


ABSTRAK

Latar Belakang:Obat kumur ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi dapat mempengaruhi ketahanan dari restorasi gigi. Ketahanan restorasi resin komposit dapat menurun disebabkan adanya kandungan pH pada obat kumur yang mengakibatkan terjadinya kekerasan permukaan resin komposit menurun. Tujuan: Untuk menganalisis efek perendaman ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi sebagai obat kumur terhadap nilai kekerasan permukaan resin komposit bioaktif. Metode: tiga puluh spesimen (diameter 10mm x ketebalan 2mm; n=5/ kelompok) resin komposit bioaktif yang direndam dalam campuran ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi konsentrasi 25%, 50%, 75%%, 100%, serta kelompok kontrol khlorheksidin glukonat 0,2% (CHX) dan akuades, direndam selama 24 jam dalam inkubator pada suhu 37oC. Pengukuran nilai kekerasan permukaan pada spesimen menggunakan alat Vickers Microhardness Tester. Hasil:One Way ANOVA dan Pos Hoc Bonferroni menunjukkan terdapat perbedaan bermakna kelompok perlakuan ekstrak 100% (4,49 ± 4,61 VHN) jika dibandingkan dengan kelompok ekstrak 25% (38,20 ± 2,58 VHN),50% (41,40 ± 3,84 VHN), 75% (40,40 ± 3,55 VHN). Pada kelompok yang direndam dalam khlorheksidin glukonat 0,2% (CHX)(46,59 ± 1,10 VHN) dan akuades (43,98 ± 3,82 VHN) menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna.

Kesimpulan: Perendaman ekstrak batang pisang mauli dan daun kemangi konsentrasi 100% memberikan efek dalam meningkatkan nilai kekerasan permukaan resin komposit bioaktif dibandingkan seluruh kelompok perendaman.

Kata kunci: Kekerasan permukaan, ekstrak batang pisang mauli, ekstrak daun kemangi, resin komposit bioaktif

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI