DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERTUMBUHAN IKAN PAPUYU (Anabas testudineusPERTUMBUHAN IKAN PAPUYU (Anabas testudineus Bloch) SISTEM BIOFLOK DENGAN SUMBER PROBIOTIK YANG BERBEDA Bloch) SISTEM BIOFLOK DENGAN SUMBER PROBIOTIK YANG BERBEDA | |
| PENGARANG | : | ROSADI ANWAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-09-12 |
ABSTRAK
Ikan papuyu (Anabas testudineus Bloch) memiliki pertumbuhan yang lambat sehingga perlu pengembangan teknologi sistem bioflok. Teknologi bioflok memiliki keungggulan dapat memaksimal lahan yang sempit, efesien pakan, ramah lingkungan dan menghemat air. Bioflok memerlukan probiotik untuk pembuatan media air. Probiotik mengandung mikroba menguntungkan yang dapat mengurai sisa metabolisme dan merangsang respon imun, memperbaiki kualitas air, pertumbuhan, merombak senyawa komplek menjadi sederhana, mengurai amoniak menjadi protein dan proses nitritifikasi. Probiotik bisa di temukan di pasaran dan lokal, dari berbagai jenis probiotik maka perlu adanya penelitian tentang pertumbuhan ikan papuyu sistem bioflok dengan sumber probiotik berbeda. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 kali ulangan sehingga menghasilkan 12 unit percobaan. Perlakuan A : pemberian probiotik komersial 1 (PK 1), perlakuan B : Pemberian Probiotik Lokal Merah (PLM), perlakuan C : Pemberian Probiotik Komersial 2 (PK 2), perlakuan D : Pemberian Probiotik Lokal Putih (PLP). Hasil perhitungan Anova menunjukkan bahwa perlakuan tidak pengaruh nyata terhadap pertumbuhan ikan papuyu, dibuktikan dari nilai Fhitung < 5% (4,07) dan < F tabel 1% (7,59) artinya perlakuan probiotik lokal B dan D memberikan tingkat pertumbuhan panjang dan bobot yang sama dengan probiotik komersial.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI