DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Pengembangan Obyek Wisata Pantai Sungai Bakau Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daeah Di Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah
PENGARANG:NOR LAILIYANSYAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-09-19


ABSTRAK

NOR LAILIYANSYAH, D1B115068, 2019 : Pengembangan Obyek Wisata Pantai Sungai Bakau Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah Di Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah. Dibawah bimbingan Bapak Samahuddin M. Selaku pembimbing I dan Ibu Netty Herawaty selaku pembimbing II.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Pengembangan Obyek Wisata Pantai Sungai Bakau Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan faktor-faktor apa saja yang menghambat dalam pengembangan obyek wisata Pantai Sungai Bakau.

Adapun metode penelitian ini menggunakkan pendekatan kualitatif denga tipe penelitian yang digunakan yaitu deskriptif, informan dalam penelitian ini yaitu Kepala dan staf Dinas Kepemudaan Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan,Kepala dan Staf Badan Pengelola Perpajakan dan Retribusi Daerah, Kepala Desa Sungai Bakau beserta perangkatnya, masyarakat Desa Sungai Bakau, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara, sedangankan teknik analisis data yang digunakan adalah dengan reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan.

Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Pengembangan Obyek Wisata Pantai Sungai Bakau Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah pada tata kelolanya memadukan unsur responsif, kolektifitas, dan kearifan lokal sesuai konsep Good Environmental Governance. Dalam penelitian ini juga dapat diketahui faktor-faktor apa saja yang menghambat Pengembangan Obyek Wisata Pantai Sungai Bakau Dalam Peningkatan Pendapatan Asli Daerah, yaitu faktor internal berupa sarana dan prasarana yang belum memadai dan terbatasnya dana Infrastrtuktur pengembangan obyek wisata serta partisipasi pariwisata masyarakat yang masih rendah, sedangkan faktor eksternalnya adalah adanya persaingan obyek wisata yang ketat dari luar daerah dan menurunnya perekonomian masyarakat, serta kebradaan perusahan perkebunan kelapa sawit yang memberi dampak kerusakan pada kondisi ekosistem sungai dan pantai disekitaran obyek wisata Pantai Sungai Bakau.

Disarankan kepada pemerintah daerah agar dalam Pengembangan Obyek Wisata Pantai Sungai Bakau harus lebih efektif dan efisien lagi guna meningkatkan kualitas pariwisata Pantai Sungai Bakau, Serta kepada masyarakat dan pihak swasta agar senantiasa mendukung pemerintah daerah dan berpartisipasi dalam Pengembangan Obyek Wisata Pantai Sungai Bakau dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. 

 

Kata kunci : Pariwisata, Good Enviromental Governance, Retribusi daerah.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI