DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN ANTARA FAKTPR SOSIODEMOGRAFI DAN SOSIOPSIKOLOGI DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IMPLAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ASTAMBUL KABUPATEN BANJAR | |
| PENGARANG | : | HUSNUL KHATIMAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-09-24 |
ABSTRAK
HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SOSIODEMOGRAFI DAN SOSIOPSIKOLOGI DENGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI IMPLAN
Husnul Khatimah
Keluarga berencana merupakan salah satu cara yang paling efektif untuk meningkatkan ketahanan keluarga, kesehatan dan keselamatan ibu, anak serta perempuansalah satunya menggunakan implan 5,7% di Kalimantan Selatan pada tahun 2016. Dalam 3 tahun terakhir terjadi penurunan di Puskesmas Astambul. Penelitian ini bersifat observasional analitik menggunakan desain case control. Populasi dalam penelitian ini adalah akseptor kontrasepsi yang berjumlah 5.431 orang di wilayah Puskesmas Astambul. Teknik pengambilan sampel menggunkan random sampling dengan jumlah 72 responden. Hasil uji chi-square hasil analisis univariat menunjukkan bahwa distribusi frekuensi pengguna kontrasepsi implan yang berisiko (66,7%), umur berisiko (69,4), pekerjaan berisiko (26,4), paritas berisiko (39,6%), pendidikan berisiko (44,4%), pendapatan berisiko (68,1%), diskusi pasangan berisiko (58,3%) dan diskusi suami berisiko (22,2%). Hasil chi-square menunjukkan umur (p-value=0,928), status pekerjaan (p-value=0,030), paritas (p-value=0,003), pendidikan (p-value=0,002), pendapatan (p-value=0,010), diskusi pasangan (p-value=0,205) dan diskusi suami (p-value=0,021), kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan antara status pekerjaan, paritas, pendidikan, pendapatan dan dukungan suami dengan penggunaan kontrasepsi implan.
Kata kunci: Faktor sosiodemografi, faktor sosiopsikologi, penggunaan kontrasepsi implan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI