DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | STRATEGI PERLINDUNGAN ANAK DI KOTA BANJARMASIN (STUDY PADA DINAS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK DI KOTA BANJARMASIN) | |
| PENGARANG | : | RAIHANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-09-25 |
ABSTRAK
Raihani,D1B115439,2019,“Strategi Perlindungan Anak Di Kota Banjarmasin (Study Pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Di Kota Banjarmasin)“, di bawah bimbingan Husein Abdurrahman danSiti Hamidah
Penelitian iniberfokuspadamengetahui Strategi Perlindungan Anak Di Kota Banjarmasin oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Banjarmasin. Berdasarkan pengamatan awal peneliti bahwa kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah Kota Banjarmasin terutama DP3A Kota Banjarmasin adalah menunjukkan: Belum optimalnya informasi kepada para pihak yang berkepentingan tentang penanganan anak korban kekerasan dalam rumah tangga. Kemudian sarana dan prasaranan dalam melaksanakan kebijakan belum dipersiapkan secara menyeluruh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakandeskriftifkualitatif yangbertujuanuntukmendiskripsikan apa-apa yangsaatiniberlakudengan mengacu pada indikator. Data dikumpulkanmelalui observasi,wawancara,dandokumentasi,kemudiandianalisasecara kualitatifuntukmemperoleh gambaran pada fenomena yangditeliti.
Hasil penelitianmenunjukanbahwa strategi DP3A Kota Banjarmasin sudah berjalan dengan baik, hal ini bisa dilihat dari penetapan serangkaian tujuan salah satunya dengan program inovasi dari kementerian terkait berupa forum anak. Selain program forum anak DP3A Kota banjarmasin giat sosialiasi melalui pembentukan ruang bermain ramah anak. Kemudian dalam merumuskan keadaan sekarang dapat diketahui belum berjalan dengan optimal, hal tersebut dilihat dari tahun 2014 sampai 2017 jumlah yang ditangani DP3A terus mengalami peningkatan. Berikutnya terkait dengan Identifikasi segala kemudahan dan hambatan, dapat diketahui kurangnya kepedulian sebagian masyarakat sebagai tindak kekerasan anak disebabkan karena program sosialisasi yang tidak menyeluruh kepada masyarakat yang terbatas pada tempat tertentu yaitu disiring dan sekolah, selain itu juga disebabkan terbatasnya sumber daya pada DP3A.Selanjutnya dalam mengembangkan serangkaian kegiatan untuk pencapaian tujuan dilakukan upaya pencegahan dan penanganan terhadap korban tindak kekerasan, Salah satunya melalui Aplikasi pengaduan dan pelaporan dari masyarakat terkait dengan kasus kekerasan terhadap anak secara online berbasis Android selama 24 jam.
Penelitian ini merekomendasikan kepada DP3A Kota Banjarmasin, dengan demikian perlunya perbaikan terkait dengan : Perlunya memperluas cakupan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap anak di Kota Banjarmasin untuk memperkuat kelembagaan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat dengan cara membentuk dan membina masayrakat sampai ke tingkat kelurahan. Perlu adanya evaluasi mengenai pelaksanaan program sosialiasi baik itu pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap anak. Kegiatan evalusai dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan terkait dengan permasalahan baik hambatan internal maupun hambatan ekstrenal.
KataKunci:Strategi, Perlindungan Anak
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI