DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERBAHASA DALAM MENGHUBUNGKAN GAMBAR/BENDA DENGAN KATA MENGGUNAKAN METODE PENUGASAN MELALUI MODEL MAKE A MATCH PADA ANAK KELOMPOK A TK KARTINI 3 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | Fathul Jannah | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-12-23 |
Fathul Jannah. 2019. “Mengembangkan Kemampuan Berbahasa dalam menghubungkan gambar/benda dengan kata menggunakan metode penugasan melalui model Make a Match Pada Anak Kelompok A TK Kartini 3 Banjarmasin”. Skripsi Program S1 PG-PAUD FKIP Unlam Banjarmasin. Pembimbing Dr. Hj. Aslamiah, M.Pd, Ph.D
Kata kunci: Kemampuan Berbahasa,MetodePenugasan, Model Make a Match
Pembelajaran di TK Kartini 3 Banjarmasin guru mendapatkan anak dari kelompok A masih kesulitan dalam mengembangkan kemampuan bahasanya khususnya pada kegiatan menghubungkan gambar/benda dengan kata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil perkembangan anak tentang peningkatan kemampuan berbahasa anak dalam menghubungkan gambar/benda dengan kata. Hal itu dilakukan penelitian yangberjudul: “Mengembangkan Kemampuan Berbahasa dalam menghubungkan gambar/ benda dengan kata menggunakan metode penugasan melalui model Make a Match Pada Anak Kelompok A TK Kartini 3 Banjarmasin.
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam empat pertemuan. Setting penelitian adalah anak kelompok A TK Kartini 3 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2018-2019. Subyek penelitian ini adalah anak kelompok A, berjumlaah 15 orang anak terdiri dari 7 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi model Make a Match, metode penugasan dapat mengembangkan kemampuan berbahasa dalam menghubungkan gambar/ benda dengan kata. Aktivitas guru pada siklus I pertemuan 1 mencapai 18 dengan kategori “cukup baik” pada pertemuan 2 meningkat menjadi21 dengan kategori “Baik”.Pada Siklus II pertemuan 1 mencapai 24 dengan kategori “Baik” dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 32 dengan kategori “Sangat Baik”. Aktivitas anak pada siklus I pertemuan 1 mencapai 54% dan pada pertemuan 2 keaktifan anak meningkat menjadi63%. Sedangkan pada siklus II pertemuan 1 mencapai 67% dan pada pertemuan 2 keaktifan anak meningkat menjadi 76%. Untuk hasil perkembangan anak pada siklus I pertemuan 1 mencapai 13% dan pada pertemuan 2 mencapai 53%. Sedangkan pada siklus II pertemuan 1 mencapai 67% dan pada pertemuan 2 meningkat menjadi 87%.
Berdasarkan hasil penelitian bahwa hipotesis yang berbunyi “Jika ModelMake a Matchdan Metode penugasan digunakan, Maka kemampuan berbahasa dalam menghubungkan gambar/benda dengan kata Pada AnakKelompok A TK Kartini 3 Banjarmasin Akan Berkembang Sangat Baik (BSB)”.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI