DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | UPAYA MENGEMBANGKAN ASPEK MOTORIK HALUS ANAK DALAM MENIRU BENTUK DENGAN TEKNIK MELIPAT MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL EXPLICIT INSTRUCTION, SNOWBALL THROWING DAN METODE PEMBERIAN TUGAS PADA ANAK KELOMPOK B DI TK ISLAM AL-AMAN BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | ERMA PUJIANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-12-23 |
ABSTRAK
Erma Pujianti, 2019. “Upaya Mengembangkan Aspek Motorik Halus Anak dalam Meniru Bentuk dengan Teknik Melipat Menggunakan Kombinasi Model Explicit Instruction dan Model Snowball Throwing dan Metode Pemberian Tugas dan metode Pemberian Tugas pada Anak Kelompok B di TK Islam Al-Aman Banjarmasin ” Skripsi Program S1 PG – PAUD, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. H. Muhyanie Rizalie
Kata Kunci : Kemampuan motorik halus, Model Explicit instruction, Snowball Throwing,metode pemberian tugas, teknik melipat
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan anak pada aspek motorik halus dalam teknik melipat. Hal ini dikarenakan cara belajar anak yang monoton menjadikannya cepat bosan dan malas dalam mengikuti kegiatan tersebut. Untuk mengatasi hal tersebut digunakan kombinasi model Explicit Instruction dan Model Snowball Throwing dan metode pemberian tugas. Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak dan hasil perkembangan anak pada aspek motorik halus dengan teknik melipat menggunakan kombinasi model Explicit Instruction dan Model Snowball Throwing dan metode pemberian tugas pada anak kelompok B di TK Islam Al-Aman Banjarmasin.
Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan kelas (PTK). Setting penelitian ini Dilaksanakan di TK Islam Al-Aman Banjarmasin Tahun Ajaran 2018/2019 pada anak kelompok B yang berjumlah 15 orang, terdiri dari 7 orang anak laki-laki dan 8 orang anak perempuan. Data kuantitatif diperoleh dari teknik pengukuran dengan menggunakan lembar observasi. Faktor yang diteliti adalah aktivitas guru, aktivitas anak dan perkembangan motorik halus Anak. ukuran keberhasilan dilihat dari aktivitas guru rata-rata minimal 81% berada pada kategori sangat baik,aktivitas anak rata-rata minimal 81%dengan kategori sangat aktif serta perkembangan motorik halus anak (menempel gambar dengan tepat) mencapai bintang 3 (? ??), berkembang sesuai harapan (BSH) serta indikator keberhasilan secara klasikal apabila anak mencapai 81%.
Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru pada siklus 2 pertemuan ke 2 secara klasikal 84% kategori sangat baik,hasil aktivitas pada siklus 2 pertemuan ke 2 anak secara klasikal 93% kategori sangat aktif dan hasil perkembangan anak mencapai 93%. pada siklus 2 pertemuan ke 2.
Kesimpulan hasil penelitian Berdasarkan kesimpulan diatas maka disarankan bagi guru untuk menggunakan kombinasi model Explicit Instruction model Snowball Throwing dan metode pemberian tugas dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak. Bagi kepala Sekolah untuk membina guru dalam menggunakan kombinasi model Explicit Instruction,Snowball Throwing dan metode pemberian tugas dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak. Dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat menjadi bahan masukan dan referensi dalam mengembangkan kemampuan motorik halus anak melalui kombinasi model Explicit Instruction, model Snowball Throwing dan metode pemberian tugas.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI