DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Teknologi Pengendalian Hama Serangga Cabai Rawit (Capsicum frutencens L.) Kombinasi Dengan Ekstrak Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) dan Jarak Tanam
PENGARANG:RUTH CHRISTINA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-12-27


Cabai Rawit termasuk komoditas sayuran yang mempunyai potensi produksi dan nilai ekonomi yang tinggi. Salah satu penghambat pertumbuhan dalam budidaya cabai rawit adanya serangan hama serangga. Mahkota Dewa salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai pestisida nabati. Penggunaan jarak tanam yang lebih lebar akan mengakibatkan serangan hama lebih rendah. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh kombinasi pemberian ekstrak mahkota dewa dan jarak tanam, persentase konsentrasi ekstrak dan jarak tanam yang efektif untuk mengendalikan hama serangga cabai rawit. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Produksi Jurusan Agroekoteknologi, Laboratorium Dasar Fakultas MIPA dan Lahan Percobaan Taman agroinovasi, BPTP dari Bulan Mei – Oktober 2019. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) 2 faktor yaitu konsentrasi ekstrak pestisida dan jarak tanam yang terdiri atas 8 perlakuan, 3 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan jarak tanam (60 x 60 cm) dan (60 X 40 cm) berpengaruh terhadap intensitas serangan hama Aphis gossypii dan Bemisia tabaci mulai saat 5 sampai 8 MST. Pemberian perlakuan konsentrasi mahkota dewa terbaik yaitu 50%. Kombinasi kedua perlakuan yang terbaik untuk menekan intensitas hamaAphis gossypii pada perlakuan K2A2 umur 6 MST sebesar 5.68 %. Kombinasi kedua perlakuan yang terbaik untuk menekan intensitas hama Bemisia tabaci pada perlakuan K3A2 saat umur 3 MST sebesar 1.73%. 

Kata kunci: Mahkota dewa, jarak tanam, hama serangga, cabai rawit

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI