DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI BUMI DAN ALAM SEMESTA MENGGUNAKAN KOMBINASI MODEL PEMBELAJARAN EKSPOSITORI, EXAMPLE NON EXAMPLE DAN TALKING STICK DI KELAS VI SDN GUDANG HIRANG 4 KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR
PENGARANG:ELI RAHMAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2019-12-30


Eli. 2019. Meningkatkan hasil belajar IPA materi bumi dan alam semesta menggunakan kombinasi model pembelajaran ekspositori, example non example dan talking stick di Kelas VI SDN Gudang Hirang 4 Kecamatan Sungai Tabuk KabupatenBanjar. Skripsi S1 Program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar,Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. H. Metroyadi, SH., M.Pd.

Kata kunci : Hasil Belajar, bumi dan alam semesta, Model Ekspositori, Example Non Example dan Talking Stick

Permasalahan dalam penelitian ini adalah banyaknya siswa yang berlaku pasif dalam proses pembelajaran, siswa kurang konsentrasi dalam menyimak pembelajaran guru sehingga membuat siswa kurang optimal dalam belajar. Penyebabnya yaitu masih berlangsungnya pembelajaran yang bersifat satu arah, pembelajaran yang monoton dan kurangnya inovasi dalam pengembangan model pembelajaran. Akibatnya, hasil belajar siswa tidak mencapai KKM. Maka perlu dilakukan penelitian bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas guru, aktivitas siswa, dan hasil belajar siswatentang bumi dan alam semesta menggunakan model kombinasi Ekspositori, Example Non Example dan Talking Stick di kelas VI SDN Gudang Hirang 4.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan tiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Gudang Hirang 4 pada semester II. Subyek penelitian adalah siswa kelas VI yang berjumlah 18 orang yang terdiri dari 8 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Instrumen penelitian menggunakan tes dan observasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis persentasi. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini apabila guru mendapatkan nilai dengan kriteria sangat baik yaitu ≥80%, aktivitas siswa aktif dan sangat aktif ≥80%.Hasil belajar siswa mencapai nilai ≥65 secara klasikal yaitu ≥80%.

Hasil penelitian bahwa aktivitas guru mengajar pada siklus I pertemuan 1 mencapai skor 26 dengan persentase 72% kategori “baik” dan pada pertemuan 2 mencapai skor 28 dengan persentase 77 kategori “baik”. Pada siklus II pertemuan 3 mencapai skor 30 dengan persentase 83% kategori “sangat baik” dan pada pertemuan 4 ada peningkatan mencapai skor 34 dengan persentase 94% kategori “sangat baik”. Aktivitas belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 mencapai 45%  kategori “cukup aktif” meningkat pada siklus I pertemuan 2 menjadi 66% dengan kategori “aktif”. Pada siklus II pertemuan 3 mencapai 77% kategori “aktif” meningkat pada siklus II pertemuan 4menjadi94% dengan kategori“sangat aktif”. Ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 mencapai 39% dan siklus I pertemuan 2 mencapai 61%. Pada siklus  II pertemuan 3 mencapai 73% dan siklus II pertemuan 4 mencapai 100%  memenuhi kriteria indikator keberhasilan penelitian yaitu mencapai ≥80% dari jumlah siswa mencapai skor ≥65.

Berdasarkan  temuan dalam penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kombinasi model Ekspositori, Example Non Example dan Talking Stickdapat meningkatkan hasil belajar siswa. Maka disarankan kepada guru agar model pembelajaran tersebut dijadikan alternatif dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan di sekolah untuk meningkatkan hasil belajar siswa.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI