DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | ANALISIS PENANGANAN DAERAH RAWAN KECELAKAAN DAN PENGARUH TINGKAT PERTUMBUHAN KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP KECELAKAAN LALU LINTAS DI DESA SEKAPUK KABUPATEN TANAH BUMBU | |
| PENGARANG | : | M RIFALDY FAJAR | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2019-12-31 |
ANALISIS PENANGANAN DAERAH RAWAN KECELAKAAN DAN PENGARUH TINGKAT PERTUMBUHAN KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP KECELAKAAN LALU LINTAS DI DESA SEKAPUK KABUPATEN TANAH BUMBU
M Rifaldy fajar1, Yasruddin, MT2
Jalan Ahmad Yani km 36 Banjarbaru Kalimantan Selatan 70714 Indonesia
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat
Telp. (0511) 47738568 Fax. (0511) 4781730
email: rivaldyfajar48@gmail.com
ABSTRAK
Kecelakaan lalu lintas merupakan indikator utama tingkat keselamatan jalan raya. Di negara maju masalah keselamatan jalan merupakan masalah yang sangat diperhatikan guna mereduksi kuantitas kecelakaan yang terjadi.
Jumlah kecelakaan lalu lintas berdasarkan data Polres Tanah Bumbu tahun 2015 – 2018 sebesar 253 kejadian, dengan rincian masing-masing kriteria korban kecelakaan lalu lintas yakni meninggal dunia (MD) sebanyak 205 orang, luka berat (LB) sebanyak 121 orang dan luka ringan sebanyak (LR) 84 orang. Penelitian ini bertujuan adalah untuk menganalisis daerah rawan kecelakaan pada jaringan jalan sekapuk Kabupaten Tanah Bumbu dan memberikan penanganan untuk meminimalisir kecelakaan lalu serta melihat hubungan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor dengan jumlah kecelakaan.
Metode yang digunakan untuk mengidentifikasi daerah rawan kecelakaan yaitu dengan cara menghitung angka kecelakaan fatal (TF) dan nilai batas UCL. Daerah rawan yang memiliki tingkat kefatalan tertinggi adalah ruas jalan provinsi km 167– km 160 Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dengan nilai tingkat kefatalan sebesar 3496,12 > nilai UCL sebesar 1411,32 dan titik jalan provinsi km 182- km 185 dengan nilai tingkat kefatalan sebesar 1872,92 > nilai UCL sebesar 1411,92 Rekomendasi penanganan untuk meminimalisir kecelakaan lalu lintas paling dominan berupa pemasangan fasilitas jalan dan penyuluhan keselamatan berkendara.
Kata Kunci: Kendaraan Bermotor, Daerah Rawan Kecelakaan, UCL (Upper Control Limit).
ANALYSIS OF BLACK SPOT HANDLING AND THE EFFECT OF MOTORCYCLE VEHICLE GROWTH ON TRAFFIC ACCIDENTS IN SEKAPUK VILLAGE DISTRICTS TANAH BUMBU
M.Rifaldy fajar, Ir.Yasruddin, MT2
Jalan Ahmad Yani km 36 Banjarbaru Kalimantan Selatan 70714 Indonesia
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat
Telp. (0511) 47738568 Fax. (0511) 4781730
email: rivaldyfajar48@gmail.com
ABSTRACT
Traffic accidents are an indicator of road safety. In developing countries, the problem of road safety is a matter of great concern to reduce the number of accidents that occur.
The number of traffic accidents based on data from Tanah Bumbu Police 2015 - 2018 is 253 incidents, with details of each criterion of traffic accident victims, i.e. death (MD) is 205 peoples, serious injured (LB) are 121 peoples and minor injuries (LR ) are 84 peoples. This study attempts to analyze black spots on DesaSekapuk Tanah Bumbu and provide handling to minimize traffic accidents as well as see the growing relationship of the motor vehicle number with the number of accidents.
The method used to identify accident-prone areas is by calculating the number of fatal accidents (TF) and the limit value of UCL. The most vulnerable areas that have the highest fatality rate are the Sekapuk roads Km 167 - km 185 with the value of the fatality level of 3496,12 > UCL value of 1411,32 and the point of Sekapuk in South Borneo Km 182-185 with the value of fatality level of 1872,92 > UCL value amounted to 1411,92. Recommended handling to minimize traffic accidents most dominant in the form of installation of road facilities and driving safety education.
Keywords: Vehicle, Black Spot, UCL (Upper Control Limit)
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI