DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UJI AKTIVITAS PENGHAMBATAN POLIMERISASI HEM DAN IDENTIFIKASI KANDUNGAN KIMIA DARI EKSTRAK ETANOL DAUN BARU LAUT (Hibiscus tilliaceus L.) ASAL PELAIHARI
PENGARANG:JAUHAR LATIFAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-02


Abstrak

Malaria merupakan salah satu penyebab utama kematian yang disebabkan infeksi parasit Plamodium yang menyerang eritrosit melalui vektor Anopheles betina. Pengobatan antimalaria secara empiris diketahui dapat menggunakan daun Hibiscus tilliaceus L. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk menentukan golongan senyawa kimia yang ada dalam ek strak etanolnl. daun  H. tilliaceus L. dan aktivitasnya dalam penghambatan polimerisasi hem berdasarkan nilai IC50. Serbuk daun H. tilliaceus L. dimaserasi menggunakan pelarut etanol 96% dengan rendemenya sebesar 53,27 % b/b. Ekstrak kemudian diidentifikasi menggunakan pereaksi warna dan kromatografi lapis tipis. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun H. tilliaceus L. mengandung alkaloid, flavonoid, fenol, saponin, dan tanin. Ekstrak diuji penghambatan polimerisasi hem dengan kontrol  positifnya difosfat dan kontrol negatifnya yaitu DMSO 10% dan akuades. Hasil penelitian menunjukkan persentase penghambatan dari ekstrak etanol daun H. tilliaceus L. pada konsentrasi 10; 5; 2,5; 1,25; 0,625; dan 0,3125 berturut-turut sebesar 65,3380; 60,3120; 50,7551; 38,0045; 28,1753; dan 22,1590. Nilai IC50 ekstrak etanol daun H. tilliaceus L. sebesar 5,560 mg/mL dan klorokuin difosfat sebesar 5,782 mg/mL. Hasil analisis  menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara keduanya. Oleh sebab itu, disimpulkan bahwa ekstrak etanol  daun H. tilliaceus L. memiliki potensi dalam menghambat 50% polimerisasi hem.

Kata kunci: malaria, daun H. tilliaceus L., ekstrak etanol, polimerisasi hem, IC50  

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI