DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Formulasi dan Uji Antimikroba Sediaan Obat Kumur Ekstrak Etanol Rimpang Jeringau (Acorus calamus L.) Terhadap Jamur Candida albicans
PENGARANG:NIDAUL HASANAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-02


Ekstrak etanol rimpang jeringau memiliki aktivitas penghambatan pertumbuhan Candida albicans dengan daya hambat 7,41 mm pada konsentrasi 300 mg/mL. Candida albicans dapat menyebabkan kandidiasis oral pada rongga mulut sehingga dipilih sediaan obat kumur yang dapat mencapai lebih banyak permukaan area rongga mulut. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan pengaruh dari variasi konsentrasi ekstrak terhadap karakteristik sediaan obat kumur dan aktivitas C.albicans. Karakteristik fisik sediaan obat kumur yang diketahui meliputi organoleptis, pH, viskositas, dan pengujian aktivitas antijamur menggunakan metode difusi cakram dengan media SDA. Hasil penelitian menunjukkan sediaan obat kumur memiliki organoleptis berwarna coklat kehijauan, beraroma mint dan khas rimpang jeringau dengan rasa pedas mint diikuti rasa kelat khas rimpang jeringau, pH sediaan 5-7, dan viskositas sediaan 11,10-16,50 cPs. Aktivitas antijamur C.albicans pada formula 1 menghasilkan zona hambat sebesar 5,38 mm, formula 2 sebesar 8,36 mm, formula 3 sebesar 11,20 mm, dan kontrol positif sebesar 13,78 mm. Kesimpulan penelitian ini adalah variasi konsentrasi ekstrak berpengaruh terhadap pH, viskositas dan aktivitas antijamur, namun tidak berpengaruh terhadap organoleptis sediaan. Formula yang memiliki aktivitas penghambatan terbaik adalah formula 3 dengan zona hambat terbesar dan mendekati kontrol positif yaitu nistatin 100.000 IU/mL.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI