DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | TEKNOLOGI PENGENDALIAN HAMA ULAT PENGGULUNG DAUN TANAMAN BUNCIS MENGGUNAKAN PESTISIDA NABATI DARI DAUN PEPAYA DAN SERAI WANGI | |
| PENGARANG | : | RISMA YATUL KIFTIYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-03 |
Buncis (Phaselous vulgaris L.) merupakan tanaman kacang-kacangan yang bermanfaat. Hama utama tanaman buncis adalah ulat penggulung daun (Lamprosema indicate). Alternatif pengendalian hama yang dapat menekan salah satunya adalah dengan menggunakan pestisida nabati, diantaranya daun papaya dan serai wangi. Daun pepaya mengandung saponin dan flavonoid dimana keduanya bekerja sebagai penghambatperkembangbiakkan seranggadan mengurangi nafsu makan sehingga berakibat ulat mati dan minyak atsiri yaitu senyawa aldheid pada larutan serai wangiyang bersifat penolak terhadap serangga. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh serta formulasi efektif dalam pemberian pestisida nabati dari daun pepaya dan serai wangi dalam mengendalikan L. indicate pada tanaman buncis. Menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga formulasi pestisida nabati (daun papaya, serai wangi, kombinasi keduanya), dan tanpa pestisida nabati sebagai kontrol. Terdapat 24 percobaan dengan 6 kali ulangan terhadap perlakuan. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa pemberian pestisida nabati daun pepaya, serai wangi dan kombinasi keduanya memberikan pengaruh yang sangat nyata dalam menekan intensitas seranganL. indicate. Perlakuan pestisida nabati berupa kombinasi daun pepaya dan serai wangi (P3) merupakan formulasi yang paling efektif dengan intensitas serangan hanya 21,90% pada umur tanaman 31 hst, sedangkan kontrol 83,55%.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI