DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Profil penggunaan obat tradisional oleh masyarakat di kota banjarbaru kalimantan selatan
PENGARANG:H ARTINI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-07


Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi gambaran profil penggunaan obat tradisional oleh masyarakat di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Penelitian dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pengambilan data secara cross sectional menggunakan teknik quota sampling. Jumlah responden yang diteliti sebanyak 240 sampel dengan menggunakan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna obat tradisional di Kota Banjarbaru yang paling banyak adalah perempuan (80,9%), usia >45 (37,1%), pendidikan SLTA/ SMA (36,3%), dan tidak bekerja atau sebagai ibu rumah tangga (47,1%). Alasan responden menggunakan obat tradisional karena lebih aman dan alami (56,8%), responden memperoleh obat tradisional dari penjual jamu (51,9%), dan merasa lebih baik setelah mengkonsumsi obat tradisional (85%). Responden mendapatkan informasi tentang obat tradisional dari keluarga/ teman/ tetangga (77,1%). Responden tidak memberi tahu tentang obat tradisional kepada dokter (78,8%) karena dokter tidak pernah bertanya (90%). Responden mengalami efek samping setelah menggunakan obat tradisional (3,3%) dan langsung menghentikan penggunaan (62,5%). Ada 32 jenis tanaman obat tradisional yang dikonsumsi responden dalam bentuk minuman obat tradisional yang diperoleh dari penjual jamu atau membuat sendiri, serta ada 32 jenis produk obat tradisional seperti Jamu, Obat Herbal Terstandar dan Fitofarmaka yang dikonsumsi oleh responden.

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI