DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | HUBUNGAN RELATIVE FAT MASS DENGAN VOLUME KELENJAR PROSTAT PADA PASIEN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA | |
| PENGARANG | : | ALEXANDRO MANURUNG | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-08 |
ABSTRAK
HUBUNGAN RELATIVE FAT MASS
DENGAN VOLUME KELENJAR PROSTAT
PADA PASIEN BENIGN PROSTATIC HYPERPLASIA
Alexandro Manurung
Lebih dari 70 juta kasus penyakit degeneratif pada laki-laki adalah benign prostatic hyperplasia (BPH).Relative fat mass (RFM) merupakan metode pengukurannya lemak tubuh yang memiliki hasil lebih akurat dibandingkan body mass index (BMI) dan hasil pengukurannya mendekati hasil mengukuran dual-energy x-ray absorptiometry (DEXA).Peningkatan massa lemak pada pasien BPH dapat mengalami risiko meningkatkan proliferasi prostat lebih cepat. Salah satu metode pemeriksaan massa lemak tubuh adalah RFM. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Relative Fat Mass dengan volume kelenjar prostat pada pasien Benign Prostatic Hyperplasia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dengan teknik purposive sampling dengan besar sampel penelitian ini didapatkan 34 sampel. Analisis data menggunakan uji regresi linear. Hasil penelitian didapatkan rerata volume prostat 33.45 ± 5.55 cc dan rerata nilai RFM didapatkan 28.16 ± 3.93. Terdapat hubungan yang bermakna (r=0.381; p=0.026) dengan derajat korelasi lemah antara RFM dengan volume prostat pada pasien BPH. Hasil penelitian sesuai dengan teori peningkatan kadar lemak tubuh menjadi faktor risiko peningkatan volume prostat yang diakibatkan perubahan hormon testosteron and estrogen yang memicu terjadinya pembesaran prostat.
Kata-katakunci: benign prostatic hyperplasia (BPH), relative fat mass (RFM),
volume prostat
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI