DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH KOMPOS JERAMI PADI TERHADAP KELARUTAN BESI FERRO (Fe2+) DAN pH TANAH SERTA PERTUMBUHAN TANAMAN PADI CIHERANG DI TANAH SULFAT MASAM | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD SURIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-08 |
Salah satu jenis lahan di ekosistem rawa yang banyak memiliki permasalahan yaitu lahan sulfat masam. Salah satu faktor yang dapat memperbaiki kondisi tanah ini adalah pemanfaatan bahan organik yang berfungsi mempertahankan redoks tanah dan dapat mengkhelat Fe2+. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui pengaruh kompos jerami padi terhadap kelarutan besi ferro, pH tanah, dan pertumbuhan tanaman padi sehingga didapatkan perlakuan dosis kompos jerami terbaik. Pengambilan sampel tanah sulfat masam dilakukan di Kecamatan Jejangkit, Kalimantan Selatan. Penilitan ini dilaksanakan di rumah kaca Program Studi Agroekoteknologidengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktor tunggal dengan pemberian komposK0: kontrol, K1 : Tanah + kompos jerami padi 2,5 t ha-1, K2 : Tanah + kompos jerami padi 5,0 t ha-1, K3 : Tanah + kompos jerami padi 7,5 t ha-1, dan K4 : Tanah + kompos jerami padi 10,0 t ha-1 diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menujukkan bahwa dosis kompos jerami padi tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap kelarutan besi Fe2+, jumlah anakan, berat basah dan kering tanaman padi, namun berpengaruh nyata terhadap pH tanah. Perlakuan kompos jerami padi terbaik terdapat pada perlakuan dosis 5 t ha-1 karena dapat menaikkan pH paling tinggi yaitu 3,72 dan dapat menurunkan kandungan Fe2+ paling besar yaitu 54,82 mg kg-1. Jumlah anakan, berat basah dan kering tanaman padi tidak berbeda karena diduga tanaman mengalami hambatan pertumbuhan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI