DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | Hubungan Kadar Gula Darah dan Hematokrit dengan Luaran Pasien COT Berdasarkan Skor GCS di RSUD Ulin Banjarmasin | |
| PENGARANG | : | RASYID RIDDO | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-10 |
Pemeriksaan glasgow coma scale (GCS) dilakukan untuk mengkategorikan keparahan dan menentukan luaran pasien cedera otak traumatik (COT). Saat terjadi COT, tubuh mengeluarkan hormon sebagai respons stres fase akut sehingga terjadi peningkatan kadar gula darah reaktif. Selain itu juga memengaruhi pembuluh dan komponen darah sehingga akan memengaruhi hematokrit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kadar gula darah dan hematokrit dengan luaran pasien COT berdasarkan skor GCS di RSUD Ulin Banjarmasin. Penelitian ini bersifat observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 45 sampel didapat secara consecutive sampling. Pada hari ke-7, 40 pasien memiliki luaran baik dan 5 pasien memiliki luaran buruk. Analisis menggunakan uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan kadar gula darah dengan luaran pasien COT (p=0,044; r=0,302) tetapi tidak terdapat hubungan antara hematokrit dengan luaran (p=0,958). Sehingga dapat disimpulkan terdapat hubungan kadar gula darah dengan luaran pasien COT, tetapi tidak terdapat hubungan hematokrit dengan luaran pasien COT berdasarkan skor GCS.
Kata-kata kunci: cedera otak traumatik, kadar gula darah, hematokrit, skor GCS
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI