DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Performans Itik Alabio Jantan Pada Tingkat Penggunaan Tepung Daun Kelor (Moringa oleifera Lam) Yang Berbeda Dalam Ransum
PENGARANG:MUHAMMAD DIAN FIRDAUS
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-10


ABSTRAK

            Penelitian bertujuan untuk mengetahui level optimal penggunaan tepug daun kelor dalam ransum terhadap penampilan produksi itik Alabio jantan. Metode yang digunakan adalah  Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan lima ulangan, setiap ulangan terdiri dari empat ekor itik Alabio jantan. Jumlah itik Alabio jantan yang digunakan sebanyak 100 ekor. Perlakuan yang diberikan adalah tingkatan penggunaan tepung daun kelor dalam ransum yaitu 0%, 2,5%, 5%, 7,5% dan 10%. Peubah yang diamati pada penelitian ini adalah konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, bobot badan akhir, dan income over feed cost (IOFC). Data yang diperoleh diamati menggunakan analisis ragam RAL apabila perlakuan berpengaruh nyata atau sangat nyata dilanjutkan dengan uji wilayah Berganda Duncan (Duncan Multiple Range Test/DMRT). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan tepung daun kelor dalam ransum itik Alabio jantan berdasarkan hasil analisis ragam menunjukkan perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap konsumsi ransum, pertambahan bobot badan, konversi ransum, bobot badan akhir, dan income over feed cost (IOFC). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan tepung daun kelor sampai taraf 10% dalam ransum memberikan hasil yang sama terhadap penampilan produksi itik Alabio jantan, perlakuan penggunaan tepung daun kelor sebanyak 10% memberikan income over feed cost (IOFC) yang paling optimal.

Kata kunci:  Tepung daun kelor, itik Alabio, pertambahan bobot badan, konversi ransum, bobot badan akhir, dan income over feed cost (IOFC).

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI