DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBEDAAN NILAI HEART RATE RESERVE PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER YANG RUTIN DAN TIDAK RUTIN MELAKUKAN SENAM JANTUNG SEHAT | |
| PENGARANG | : | Firman Raudana | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-10 |
Senam jantung sehat yang dilakukan secara teratur bermanfaat untuk menurunkan faktor resiko penyakit jantung danmeningkatkan kebugaran kardiorespirasi.Denyut jantung merupakan salah satu manifestasi dari kemampuan kerja jantung sehingga dapat digunakan sebagai indikator untuk menilai hubungan antara senam jantung sehat terhadap tingkat kebugaran kardiorespirasi. Heart rate reserve (HRR) merupakan salah satu metode pengukuran denyut jantung yang dapat digunakan sebagai indikator dalam menilai kebugaran kardiorespirasi, efek terapi dan prognosis dalam kehidupan sehari-hari penderita PJK.Nilai HRR yang semakin tinggi akan menunjukan tingkat kebugaran kardiorespirasi yang lebih baik.Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan cross sectional dengan populasi pasien penyakit jantung koroner yang rutin dan tidak rutin melakukan senam jantung sehat di Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kalimantan Selatan, sampel diambil menggunakan metode samplingdengan jumlah yang didapat sebanyak 20 sampel, nilai HRR diukur dengan menghitung selisih denyut jantung maksimal dan denyut jantung istirahat menggunakan formula HRR. Rata-rata nilai HRRuntuk 9 sampel pasien yang rutin melakukan senam jantung sehat (93,78), lebih tinggi dibandingkan nilai HRR 11 sampel pasien yang tidak rutin melakukan senam jantung sehat (85,36).Hasil uji t tidak berpasangan diperoleh angka significancy (p=0,041), karena nilai (p>0,05) dapatdisimpulkan bahwa terdapat perbedaan bermakna antara nilai HRRantara pasien PJK yang rutin dan tidak rutin melakukan senam jantung sehat di Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kalimantan Selatan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI