DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN NON METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG (NON MKJP) PADA PASANGAN USIA SUBUR (PUS) DI KECAMATAN CEMPAKA KOTA BANJARBARU | |
| PENGARANG | : | ANA MULIANA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-10 |
Program Keluarga Berencana (KB) akan berhasil ketika objek program tersebut berpartisipasi aktif. Pasangan Usia Subur (PUS) dapat memilih untuk menggunakan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) atau Non Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (Non MKJP). Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui persentase setiap faktor dan untuk mengetahui hubungan penggunaan alat kontrasepsi Non MKJP dan setiap variabel.
Populasi dalam penelitian berjumlah 4.058 Pasangan Usia Subur (PUS). Sampel penelitian berjumlah 351 Pasangan Usia Subur (PUS) menggunakan teori Krejcie dan Morgan. Variabel penelitian ada 8 yaitu usia istri, usia kawin pertama, pendidikan istri, pendidikan suami, pengetahuan alat kontrasepsi, jumlah anak, pendapatan keluarga, dan pengambil keputusan Pengambilan sampel di lapangan menggunakan teknik Snowball Sampling. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat.
Hasil penelitian ada dua, pertama karakteristik responden dengan variabel usia istri didominasi usia ≤35 tahun, variabel usia kawin pertama didominasi usia ≤20 tahun, variabel pendidikan istri dan pendidikan suami didominasi ≤SMA, variabel pengetahuan alat kontrasepsi didominasi pengetahuan baik, variabel jumlah anak didominasi ≤2 anak, variabel pendapatan keluarga didomiansi pendapatan rendah, dan variabel pengambil keputusan didominasi oleh istri. Kedua, hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan (?2 > 5,991) adalah variabel usia istri, pengetahuan alat kontrasepsi, jumlah anak, dan pengambil keputusan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI