DIGITAL LIBRARY



JUDUL:POTENSI KAPANG RHIZOSFER ASAL TANAMAN GALAM (Melaleuca cajuputi Powell.) LAHAN GAMBUT DALAM MENAMBAT N SECARA IN VITRO DAN MENSINTESIS HORMON IAA
PENGARANG:SITI KO IDAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-13


ABSTRAK

 

POTENSI KAPANG RHIZOSFER ASAL TANAMAN GALAM (Melaleuca cajuputi Powell.) LAHAN GAMBUT DALAM MENAMBAT N SECARA IN VITRO DAN MENSINTESIS HORMON IAA (Oleh Siti Ko’idah; Pembimbing: Witiyasti Imaningsih, Safinah Surya Hakim; 2019; 83 halaman)

 

Kalimantan Selatan memiliki lahan gambut yang cukup luas dengan tingkat keasaman tanah tinggi, salinitas kurang baik serta ketersedian unsur hara sedikit, menyebabkan hanya beberapa vegetasi tertentu yang mampu bertahan hidup. Salah satu tanaman yang memiliki toleransi tinggi terhadap kondisi lahan gambut yaitu tanaman galam (Melaleuca cajuputi Powell.). Penelitian ini bertujuan untuk menguji kapang rhizosfer  tanaman galam (Melaleuca cajuputi Powell.) asal tanah gambut terhadap kemampuannya menambat N secara in vitro dan mengukur kemampuannya  dalam mensintesis hormon Indole Acetic Acid (IAA). Tahapan metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu isolasi, pemurnian dan seleksi kapang rhizosfer yang berasal dari tanah gambut, selanjutnya dilakukan pehitungan nilai absorbansi dengan menggunakan spektrofotometer untuk pengujian kemampuan menambat N dan sintesis hormon IAA. Berdasarkan hasil isolasi dan seleksi, didapatkan 3 isolat kapang rhizosfer non patogen yang berpotensi dalam menambat N dan mensintesis hormon IAA, dengan kode isolat IRh 11, IRh 25 dan IRh 27. Isolat IRh 11 dan IRh 25 adalah genus Monilia, isolat IRh 27 merupakan genus Varicosporium. Hasil pengukuran didapatkan bahwa seluruh isolat mampu menambat N dengan nilai N yang terdeteksi dalam filtrat isolat masing-masing sebesar IRh 11 (2,124 µg/ml), IRh 25 (2,061 µg/ml) dan isolat IRh 27 (2,074 µg/ml). Kemampuan mensintesis hormon IAA pada perlakuan dengan penambahan dan tanpa penambahan triptofan masing-masing adalah sebesar IRh 11 (16,95 µg/ml – 34,42 µg/ml), IRh 25 (17,89 µg/ml – 34,95 µg/ml) dan IRh 27 (17,68 µg/ml – 53,26 µg/ml).

 

 

Kata kunci : kapang rhizosfer, penambat nitrogen, hormon IAA

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI