DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERBANDINGAN DAYA HAMBAT OPTIMUM EKSTRAK BATANG ECENG GONDOK (Eichornia crassipes Solms.) TERHADAP Staphylococcus aureus DAN Streptococcus pyogenes IN VITRO
PENGARANG:MUHAMMAD BAYU WIRABUANA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-14


Eceng gondok (Eichornia crassipes Solms.) adalah tanaman yang sering dianggap sebagai gulma, namun memiliki zat aktif antibakteri saponin, alkaloid , flavonoid, fenol, steroid dan tanin. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan aktivitas daya hambat optimum ekstrak batang eceng gondok terhadap Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes secara in vitro. Rancangan penelitian menggunakan true experimental, post test-only with control group design, terdiri dari 10 perlakuan ekstrak batang eceng gondok (10 mg/mL, 100 mg/mL,200 mg/mL, 300 mg/mL, 400 mg/mL, 500 mg/mL, 600 mg/mL, 700 mg/mL, 800 mg/mL, 900 mg/mL ) dan eritromisin 15 µg (kontrol positif). Analisis data penelitian menggunakan uji  one-way ANOVA dan uji post-hoc Duncanpada tingkat kepercayaan 95%.Pada penelitian didapatkan perbedaan aktivitas daya hambat dari semua perlakuan dan peningkatan zona hambat sesuai dengan peningkatan konsentrasi. Ekstrak batang eceng gondok 800 mg/mL merupakan konsentrasi optimum terhadap Staphylococcus aureus(24,31 mm) dan Streptococcus pyogenes (21,40 mm). Pada konsentrasi yang samaaktivitas daya hambatterhadap Staphylococcus aureus lebih besar dibandingkan dengan Streptococcus pyogenes. Simpulan penelitian ini yaitu terdapat perbedaan aktivitas daya hambat optimum dari ekstrak batang eceng gondok terhadap Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes.

Kata-kata kunc: daya hambat optimum, ekstrak batang eceng gondok,  Staphylococcus aureus, Streptococcus pyogenes

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI