DIGITAL LIBRARY



JUDUL:HUBUNGAN TINGKAT STRES DAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN KADAR GULA DARAH PUASA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD ULIN BANJARMASIN
PENGARANG:NUR RAHMADHANI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-14


Latar belakang: Diabetes melitus adalah penyakit yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah di atas normal. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat menyebabkan komplikasi sehingga perlu pengendalian kadar gula darah yang baik. Stres dan pengetahuan merupakan faktor yang dapat mempengaruhi kadar gula darah.

Tujuan: Untuk mengetahui hubungan tingkat stres dan tingkat pengetahuan dengan kadar gula darah puasa pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Ulin Banjarmasin.

Metode: Penelitian ini adalah korelasional dengan pendekatan cross sectional dan teknik accidental sampling dengan jumlah responden 30 orang. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner diabetes distress dan kuesioner pengetahuan. Analisis data menggunakan uji korelasi spearman (α=0,05)

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat stres dengan kadar gula darah puasa (p=0,249) dan ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan kadar gula darah puasa (p=0,025).

Diskusi: Rata-rata pasien tidak mengalami stres (83,3%) dan berpengetahuan cukup (53,3%). Rata-rata nilai kadar gula darah puasa adalah tinggi (216,47), sehingga perlu penatalaksanaan yang lebih baik seperti program pendidikan kesehatan dan pengontrolan gula darah secara rutin.

Kata kunci: diabetes melitus, gula darah, pengetahuan, stres

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI