DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PIROLISIS SAMPAH PLASTIK YANG BERASAL DARI LINGKUNGAN KAMPUS FMIPA ULM BANJARBARU UNTUK MEMPEROLEH BAHAN BAKAR CAIR | |
| PENGARANG | : | NURUL QOMARIAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-14 |
ABSTRAK
PIROLISIS SAMPAH PLASTIK YANG BERASAL DARI LINGKUNGAN KAMPUS FMIPA ULM BANJARBARU UNTUK MEMPEROLEH BAHAN BAKAR CAIR (Oleh Nurul Qomariah; Pembimbing: Prof. Dr. Abdullah, S.Si., M.Si dan Utami Irawati, S.Si., M.ES., Ph.D; 2019; 40 halaman)
Sampah plastik yang berdampak buruk bagi lingkungan dapat dikonversi menjadi bahan bakar cair sebagai bahan bakar alternatif yang memiliki karakteristik seperti bensin, minyak tanah, dan solar. Jenis sampah plastik yang digunakan dalam penelitian ini adalah LDPE (kresek dan plastik es) dan PP (gelas plastik dan sedotan). Konversi sampah plastik ini dilakukan melalui proses pirolisis dengan metode thermal cracking pada suhu 425oC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persen hasil (yield) pirolisat kresek 20,26%, plastik es 31,50%, gelas plastik 54,76%, dan sedotan 40,66%. Berat jenis dan viskositas kinematik pirolisat plastik pada penelitian ini berkisar antara 772-795 kg/m3dan 2,69-4,40 cSt, yang memenuhi standar bahan bakar cair Kepdirjen Migas No. 17.K/72/DJM/1999 (maks. 835 kg/m3) danSNI 8220:2017 (2,00-4,50 cSt). Bilangan asam pirolisat plastik berkisar antara 0,95-2,37 mgKOH/g, dan secara umum belum memenuhi standar SNI 8220:2017 (maks. 0,50 mgKOH/g). Senyawa kimia utama yang terkandung dalam sampel plastik adalah senyawa hidrokarbon berupa alkana dan alkena. Adapun potensi total sampah plastik sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar cair di Lingkungan Kampus FMIPA ULM Banjarbaru adalah sebanyak 15,24 kg per bulan atau setara dengan 7,38 L per bulan bahan bakar cair.
Kata kunci:Sampah plastik, pirolisis, metode thermal cracking, karakterisasi, GC-MS
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI