DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS TABUNGANEN KABUPATEN BARITO KUALA | |
| PENGARANG | : | NURKHALIS IMBRANSYAH | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-14 |
Latar belakang:Stunting adalah salah satu masalah pertumbuhan pada balita yang sekarang sedang indonesia bahkan dunia.
Tujuan: penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting dan mencari faktor determinan dari stunting.
Metode: Desain penelitian menggunakan case control. sampel dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok kasus (n=80) dan kelompok control (n=80). Tekhnik sampling yang dipakai adalah simple random sampling. Data analisis menggunakan Chi-square untuk bivariat dan analisis multivariat menggunakan regresi logistik.
Hasil : Penelitian ini diperoleh bahwa faktor yang berhubungan dengan stunting adalah ASI ekslusif (α = 0,0001 OR: 4,394). IMD (α = 0,007 OR : 2,538), penyakit infeksi (α = 0,03 OR : 2,655), Pendidikan (α = 0,015 OR : 4,385) dan pendapatan keluarga (α = 0,028 OR : 2,254). Sedangkan faktor BBLR, durasi penyakit, frekuensi penyakit dan KEK tidak berhubungan dengan kejadian stunting.
Diskusi : Hasil uji multivariat faktor determinan yang diperoleh adalah ASI ekslusif. Hal ini berkaitan dengan kecukupan asupan protein pada balita yang menjadi komponen pening dalam hal pertumbuhan pada balita.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI