DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PERBEDAAN TINGKAT ANSIETAS ANTARA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER YANG RUTIN DAN TIDAK RUTIN MELAKUKAN SENAM JANTUNG SEHAT | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD FARID ADLIRRAHMAN | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-15 |
Ansietas adalah suatu perasaan subjektif mengenai ketegangan mental yang
menggelisahkan sebagai reaksi umum dari ketidakmampuan mengatasi suatu
masalah atau tidak adanya rasa aman. Ansietas dapat memperlambat penyembuhan
dan berhubungan dengan peningkatan morbiditas dan mortalitas pasien PJK. Senam
jantung sehat adalah salah satu perawatan restoratif untuk pasien PJK. Senam dapat
memberikan perasaan rileks dan senang setelah melakukan senam. Senam
menyebabkan peningkatan GABA yang menghambat terjadinya ansietas. Tujuan
penelitian ini untuk menganalisis perbedaan tingkat ansietas antara pasien penyakit
jantung koroner yang rutin dan tidak rutin melakukan senam jantung sehat di
Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kalimantan Selatan. Penelitian ini bersifat
observasional dengan rancangan cross sectional dengan pengukuran tingkat
ansietas menggunakan kuesioner Zung self-rating anxiety scale, sebanyak 24
subjek didapat secara total sampling, dari 8 pasien rutin melakukan senam jantung
sehat didapatkan 6 pasien dengan tingkat ansietas rendah dan 2 pasien dengan
tingkat ansietas sedang, 16 pasien tidak rutin melakukan senam jantung sehat
didapatkan 15 pasien dengan tingkat ansietas rendah dan 1 pasien dengan tingkat
ansietas sedang. Analisis data menggunakan uji Fisher’s menunjukan tidak terdapat
hubungan antara tingkat ansietas dengan pasien PJK yang rutin dan tidak rutin
melakukan senam jantung sehat (p=0,249), Disimpulkan bahwa tidak terdapat
hubungan antara tingkat ansietas dengan pasien PJK yang rutin dan tidak rutin
melakukan senam jantung sehat di Yayasan Jantung Indonesia Cabang Kalimantan
Selatan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI