DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | EVALUASI PENGGUNAAN OBAT PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJD SAMBANG LIHUM BERDASARKAN INDIKATOR PERESEPAN WHO | |
| PENGARANG | : | MUHAMMAD AMIN RIDHOI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-15 |
ABSTRAK
EVALUASI PENGGUNAAN OBAT PASIEN SKIZOFRENIA DI RSJD SAMBANG LIHUM BERDASARKAN INDIKATOR PERESEPAN WHO
(Oleh Muhammad Amin Ridhoi; Dosen Pembimbing : Noor Cahaya & Khoerul Anwar: 2019; 37 Halaman)
Pola penggunaan obat berdasarkan indikator peresepan WHO dapat membantu menilai dampak yang menguntungkan dan merugikan dari obat yang diresepkan. Peresepan skizofrenia memiliki pengobatan yang beragam sehingga diperlukan penelitian tentang penggunaan obat berdasarkan indikator peresepan WHO. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran jumlah obat per resep, penggunaan obat generik, pasien yang diberikan antibiotik, pasien yang diberikan injeksi, obat yang diresepkan sesuai formularium nasional. Penelitian deskriptif ini dilakukan di RSJD Sambang Lihum. Pengambilan data secara retrospektif dengan menggunakan 600 data resep pasien skizofrenia rawat inap Januari-Desember 2018 yang dipilih secara stratified random sampling. Instrumen penelitian adalah lembar pengumpul data. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata obat per lembar resep adalah 2,65 resep, persentase obat generik sebesar 70%, persentase pasien yang diberi antibiotik sebesar 1%, persentase pasien yang diberi injeksi sebesar 16%, persentase obat sesuai formularium nasional sebesar 70%. Kejadian polifarmasi rendah, antibiotik tidak banyak digunakan, injeksi hanya diberikan kepada pasien yang tidak dapat menggunakan oral, obat non-formularium diberikan pada kondisi stok obat kosong dan sulit didapatkan.
Kata Kunci : Skizofrenia, Indikator Peresepan, WHO, Pengobatan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI