DIGITAL LIBRARY



JUDUL:TRANSPORTASI PASIEN STROKE KE INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT
PENGARANG:rian hidayat
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-16


Latar belakang:Prevalensi kejadian stroke di  Indonesia 7,0/mil meningkat menjadi 10,9/mil. Sarana dan prasarana menjadi masalah nasional khususnya di bidang kesehatan. Tiga jam awal seranganstroke merupakan rentang waktu untuk dilakukan pengobatan dan pertolongan sehingga didapatkan hasil yang lebih optimal.

Tujuan: Tujuan penelitian untuk mengetahui transportasi pasien stroke ke instalasi gawat darurat RSUD Ratu Zaleha Martapura.

Metode: Penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional dan teknik consecutive sampling digunakan untuk mendapat 30 sampel. Penelitian dilakukan dari Oktober-November 2019 menggunakan kuesioner. Analisis data meliputi tabel frekuensi dan persentase.

Hasil: Hasil penelitian menunjukkan 46,47%responden menggunakan mobil bukan ambulan, 73,34% alasannya karena gratis,  53,33% alat kesehatan di moda transportasinya tidak tersedia, 56,67%responden menyatakan waktu tempuh ke rumah sakit≥165 menit, 50% selama proses transportasi  tidak didampingi petugas kesehatan,  dan untuk sebaran lokasi paling banyak di Kecamatan Martapura.

Diskusi:Penanganan yang tepat dan cepat merupakan kunci untuk optimalnya pertolongan yang dilakukan untuk pasien stroke. Transportasi yang tidak ideal bisa memperburuk kondisi pasien, sehingga diperlukan ketersediaan transportasi yang ideal untuk pasien khususnya kasus stroke di garda terdepan fasilitas kesehatan.

 

Kata kunci: pra rumah sakit, golden period, transportasi, stroke

 

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI