DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Prarancangan Pabrik Butil Metakrilat dari Asam Metakrilat dan Butanol dengan Proses Esterifikasi Kapasitas 17.000 Ton/Tahun
PENGARANG:ACHMAD SUNAN JAPAR SIDIK
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-16


Butil metakrilat dengan rumus molekul C4H18O2merupakan senyawa organik yang pada keadaan normal berupa cairan. Butil metakrilat digunakan sebagai kopolimer dalam jumlah tertentu dalam bentuk emulsi polimer digunakan sebagai bahan baku dan addictive pada berbagai industri seperti: pigmen promoter perekat, pelapisan kulit, pengkilap lantai, lapisan pelindung, bahan perekat dan cat. Saat ini Indonesia masih mengimpor butil metakrilat, dikarenakan belum adanya pabrik butil metakrilat di Indonesia sehingga pendirian pabrik butil metakrialt diharapkan dapat memenuhi kebutuhan butil metakrilat dalam negeri. Pabrik ini direncanakan beroperasi selama 330 hari/tahun dengan kapasitas produk butil metakrilatsebesar 17.000 ton/tahun dan rencana didirikan pada tahun 2024. Bahan baku utama yang diperlukan adalah asam metakrilat dan butanol yang diperoleh dari Jinan Shijitongda Chemical Co., Ltd dan PT Petro Oxo Nusantara. Pabrik akan didirikan di sekitar Jl. Raya Kendalrejo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur dimana lokasi pabrik dekat dengan aliran Sungai Bengawan Solo, sehingga sumber air untuk unit utilitas berasal dari sungai tersebut.

Proses yang digunakan untuk pembuatan butil metakrilat adalah esterifikasiasam metakrilat dengan butanol dengan bantuan katalis asam sulfat, pada tekanan 1 atm dan suhu 90oC, dimana reaktor yang digunakan adalah Reaktor Alir Tangki Berpengaduk (RATB) dan reaksi bersifat ishotermal (menghasilkan panas). Keluaran reaktor yang sudah melalui proses penetralan katalis dan pemisahan dari slurry dialirkan menuju menara distilasi untuk memurnikan butil metakrilat dari butanol dan air. Keluaran bottom menara distilasi berupa butil metakrilat kemudian didinginkan dan dialirkan ke tangki penyimpanan produk. Distilat berupa butanol kemudian dialirkan sebagai arus recycle.

Pemasaran butil metakrilat diutamakan untuk konsumsi dalam negeri. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line dan staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian menurut jam kerja yang terdiri dari shift dan non-shift dengan tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 161 orang. Adapun hasil analisa ekonomi memberikan hasil investasi modal total (TCI) adalah sebesar Rp 310.497.712,33 dan diperoleh hasil penjualan yaitu sebesar Rp 578.000.000,00. Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI) sebelum pajak sebesar 30% dan Return of Investment (ROI) sesudah pajak sebesar 20%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 2,6 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar 3,6 tahun. Sehingga diperoleh Break Event Point (BEP) sebesar 50% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 21%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik butil metakrilat dengan kapasitas 17.000 ton/tahun ini layak untuk dikaji lebih lanjut.

 

Kata kunci: Butil Metakrialt, Butanol, asam metakrilat, asam sulfat, RATB, Ekstraktor, Menara distilasi

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI