DIGITAL LIBRARY



JUDUL:MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN ASPEK MOTORIK HALUS DALAM MENGGUNAKAN ANGGOTA TUBUH UNTUK PENGEMBANGAN MOTORIK HALUS MENERAPKAN KOMBINASI METODE DEMONSTRASI, MODEL NUMBERED HEADS TOGETHER, DAN SNOWBALL THROWING PADA ANAK KELOMPOK A TK SIMPANG LIMAU KECAMATAN BANJARMASIN TIMUR
PENGARANG:HJ. NOOR AINAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-16


ABSTRAK

 

Ainah, Noor, Hj. 2019. “Mengembangkan Kemampuan Aspek Motorik Halus Dalam Menggunakan Anggota Tubuh untuk Pengembangan Motorik Halus Menerapkan Kombinasi Metode Demonstrasi, Model Numbered Heads Together, dan Snowball Throwing Pada Anak Kelompok A TK Simpang Limau Kecamatan Banjarmasin Timur”. Skripsi S1 Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Pembimbing Dr. H. Ahmad Muhyani Rizalie, M.Si.

 

Kata kunci :Motorik Halus,Menggunakan Anggota Tubuh untuk Pengembangan Motorik Halus, Metode Demonstrasi, Model Numbered HeadsTogether, Snowball Throwing.

 

Penelitian ini berlatar belakang pada kurang berkembangnya kemampuan motorik halus anak dalam menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan motorik halus. Penyebabnya adalah metode pembelajaran yang hanya terpusat pada guru sehingga anak kurang memahami pembelajaran yang diberikan. Media pembelajaran yang kurang menarik karena kurangnya kreativitas guru sehingga anak kurang aktif, tidak bersemangat dan cepat bosan dalam mengikuti proses pembelajaran akibatnya anak tidak bisa belajar dengan baik dan kurang mampu dalam mengembangkan motorik halus. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil pengembangan aspek motorik halus dalam menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan motorik halus menggunakan kombinasi Metode Demonstrasi, Model Numbered Heads Together, dan Snowball Throwing pada anak kelompok A TK Simpang Limau Kecamatan Banjarmasin Timur.

Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dan jenis penelitian yang dilakukan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi aktivitas guru, aktivitas anak, dan hasil pengembangan aspek motorik halus anak. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok A TK Simpang Limau Kecamatan Banjarmasin Timur yang berjumlah 14 orang anak yang terdiri dari 8 orang anak perempuan dan 6 orang anak laki-laki. Objek penelitian ini adalah pengembangan aspek motorik halus dalam menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan motorik halus. Analisis data dari aktivitas guru mencapai skor ≥81 dengan kriteria “sangat baik”, aktivitas anak secara klasikal dengan skor 81% dengan kriteria “sangat aktif” dan hasil pengembangan motorik halus anak minimal mendapat bintang êêê (BSH).

Hasil penelitian pada setiap pertemuan selalu meningkat. Aktivitas guru pada siklus I memperoleh skor58,33 dengan kategori “cukup baik” pada siklus II meningkat dengan skor 69,44 dengan kategori”baik”. Siklus III meningkat lagi dengan skor 88,89 dengan kategori “sangat baik” dan di siklus IV mencapai skor 97,22 juga dengan kategori “sangat baik”. Aktivitas anak pada siklus I secara klasikal memperoleh 50% dengan kategori “sebagian anak aktif” dan meningkat pada siklus II memperoleh 64,29% dengan kategori “sebagian anak aktif”. Di siklus III memperoleh 85,71% dengan kategori “sebagian besar anak aktif”. Dan di siklus IV mencapai skor 92,86% dengan kategori “hampir seluruh anak aktif”. Untuk hasil pengembangan aspek motorik halus anak  pada siklus I secara individual ada 4 anak yang berhasil berkembang sedangkan secara klasikal mencapai 28,57% anak memperoleh êêê, pada siklus II secara individual ada 9 anak yang berhasil berkembang sedangkan secara klasikal memperoleh 64,29% anak memperolehêêê. Di siklus III secara individual ada 12 anak yang berhasil berkembang sedangkan secara klasikal memperoleh 85,71%. Dan di siklus IV secara individual ada 13 anak yang berhasil berkembang sedangkan secara klasikal memperoleh 92,86%.

Kesimpulan dari penelitian ini adalah menggunakan kombinasi metode Demonstrasi, Model Numbered Heads Together, danSnowball Throwing dalam menggunakan anggota tubuh untuk pengembangan motorik halus dapat mengembangkan motorik halus anak pada kelompok A TK Simpang Limau Kecamatan Banjarmasin Timur. Disarankan agar hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pilihan dalam pembelajaran di sekolah dan sebagai salah satu pilihan dalam meningkatkan hasil pengembangan motorik halus anak.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI