DIGITAL LIBRARY



JUDUL:KEANEKARAGAMAN ARTHROPODA MUSUH ALAMI PADA PERTANAMAN KACANG PANJANG (Vigna sinensi L.) YANG DIAPLIKASIKAN DENGAN UMBI GADUNG (Dioscorea hispida Dennst.)
PENGARANG:SAUMI AWALIA AL BANJARI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-16


Arthropoda musuh alami adalah organisme hidup yang memangsa atau menumpang hidup pada hama dan dianggap sebagai musuh hama yang terdapat di alam. Di alam keberadaan organisme hama selalu diikuti oleh musuh alaminya, karena fungsi dan peranannya yang penting tersebut maka musuh alami perlu dikelola dengan baik dalam budidaya tanaman. Penggunaan bahan kimia sintetik sering mengganggu peran musuh alami oleh karena itu perlu diganti dengan penggunaan pestisida ramah lingkungan. Dalam umbi gadung terkandung zat beracun asam sianida (HCN) yaitu senyawa racun yang dapat mengganggu bioavailabilitas nutrient dalam tubuh, selain itu juga terkandung dioskorin yaitu alkaloid yang bersifat racun bagi serangga, ulat, cacing dan bahkan tikus. Karena itu umbi gadung dapat digunakan sebagai pestisida nabati.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian beberapa dosis pestisida nabati umbi gadung terhadap keanekaragaman arthropoda musuh alami serta mengetahui dosis paling efektif untuk meningkatkan keanekaragaman arthropoda musuh alami pada pertanaman kacang panjang. Penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru pada bulan Juli – September 2019. Keanekaragaman ditentukan dengan indeks keanekaragaman (H’), indeks dominasi (C), indeks kekayaan jenis (R) dan indeks kemerataan jenis (E). Menggunakan rancangan acak kelompok 1 faktor yang terdiri atas 5 perlakuan. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan keanekaragaman arthropoda musuh alami tertinggi pada perlakuan k0 (kontrol) dan k3 (650ml/l air) sebesar 0.64 dan dan terendah pada perlakuan k4 (750ml/l air) sebesar 0.44. Indeks dominasi (C) yang tinggi menunjukkan adanya arthropoda musuh alami yang mendominasi, sedangkan indeks kekayaan jenis (R) rendah sejalan dengan indeks keanekaragaman yang rendah serta indeks kemerataan jenis (E) yang tinggi dan sedang menunjukkan penyebaran yang stabil. Pestisida nabati yang diaplikasikan pada pertanaman kacang panjang tidak memberikan pengaruh nyata pada indeks keanekaragaman, dominasi, kekayaan jenis dan kemerataan jenis.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI