DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Prarancangan Pabrik Amonium Sulfat dari Amonia dan Asam Sulfat dengan Proses Netralisasi Kapasitas 800.000 Ton/Tahun
PENGARANG:NURUL SYAIDAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-16


Amonium  sulfat  merupakan  garam  anorganik  yang  bisa  digunakan  sebagai  pupuk nitrogen  selain  pupuk  urea.  Dalam  pupuk  amonium  sulfat  terkandung  senyawa  sulfur  dalam bentuk  anion  sulfat  yang  mudah  diserap  tanaman    dan  senyawa  nitrogen  dalam  bentuk  kation amonium  yang  mudah  melepas  hidrogen  oleh  karena  itu  sebagian  besar  (97%)  amonium  sulfat digunakan  sebagai  pupuk  nitrogen  yang  cocok  untuk  beberapa  jenis  tanaman  dan  sisanya  (3%) digunakan  dalam  bidangg  industri  seperti  pengolahan  air,  fermentasi,  bahan  tahan  api  dan penyamakan. Proses  pembuatan amonium  sulfat dalam dilakukan dengan beberapa proses, salah satunya adalah dengan proses netralisasi dengan menggunakan asam sulfat dan amonia.

Pembuatan  amonium  sulfat  dengan  proses  netralisasi  diawali  dengan  mempersiapkan bahan  baku  yaitu  merubah  fase  amonia  dari  cair  menjadi  gas  dan  memanaskan  asam  sulfat sebelum  dimasukkan  ke  dalam  reaktor  bubble  dengan  suhu  operasi  106°C  dan  tekanan  1  atm. Proses  netralisasi  terjadi  di  dalam  reaktor,  kemudian  hasil  keluaran  reaktor  di  masukkan  ke centrifuge  untuk  dipisahkan  antara  kristal  basah  yang  terbentuk  dan  filtrat  nya.  Filrat  yang dihasilkan akan dimasukkan ke evaporator untuk dipekatkan sedangkan Kristal basah dimasukkan ke dalam rotary dryer untuk dikeringkan atau untuk mengurangi kandungan airnya hingga 0,15%. Kristal keluaran dari rotary dryer dialirkan melalui cooling conveyor dan masuk ke screener untuk mendapatkan  amonium  sulfat  ukuran  30  mesh.  Amonium  sulfat  yang  masih  tertahan  akan dimasukkan  crusher  untuk  dihaluskan  kembali.  Kemudian  amonium  sulfat  ukuran  30  mesh diangkut  menuju  bin  untuk  ditampung.  Dari  bin  selanjutnya  amonium  sulfat  masuk  ke  unit pengemasan dan disimpan dalam gudang sebelum dipasarkan. Amonium sulfat diproduksi dengan kapasitas  800.000  ton/tahun  dengan  330  hari  kerja  dalam  1  tahun  dan  dioperasikan  mulai  tahun 2024.  Perndirian  pabrik  direncanakan  berlokasi  di  Bontang,  Kalimantan  Timur  dengan  luas  area 75000  m².  tenaga  kerja  yang  dibutuhkan  sebanyak  159  orang  dan  bentuk  perusahaan  Perseroan Terbatas  (PT)  dengan  system  organisasi  garis  dan  staff.  Kebutuhan  utilitas  di  ambil  dari  sungai Guntung  sebanyak  2685,6920  m³/hari.  Sedangkan  kebutuhan  listrik  untuk  operasional  pabrik sebesar 10144,6650 kW.

Berdasarkan hasil analisa ekonomi, didapat nilai  Return on Invesment (ROI) sesudah pajak untuk pabrik  ini  sebesar  20%, Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar  3,3 tahun. Sedangkan nilai Break Even Point (BEP) sebesar 40% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 33%. Nilai-nilai tersebut menunjukkan  bahwa pabrik  ini  bisa dipertimbangkan pendiriannya dan dapat diteruskan ke tahap perencanaan pabrik. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pabrik ini layak untuk didirikan. 

Kata kunci : Amonium sulfat, Netralisasi, Break Event Point, Shut Down Point

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI