DIGITAL LIBRARY



JUDUL:UJI TOKSISITAS EKSTRAK KULIT BUAH MUNDAR (Garcinia forbesii) TERHADAP LARVA UDANG (Artemia salina)
PENGARANG:MUHAMMAD ALFIAN RIZKI
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-16


Buah G. forbesii atau mundar merupakan tumbuhanyang masih satu kerabat dengan tumbuhan manggis, tumbuh di Kalimantan Selatan dan banyak ditemukan di Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Selatan (HSS). Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui aktifitas toksisitas ekstrak kulit buah mundar terhadap larva udang (A. Salina), pola kromatogram KLT dan pola kromatogram HPLC ekstrak n-heksana, etil asetat, dan metanol. Metode ekstraksi yang digunakan yaitu metode maserasi bertahap dengan pelarut n-heksana, etil asetat, dan metanol. Uji toksisitas dilakukan dengan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) terhadap larva udang (A. Salina). Analisis KLTmenggunakan fase gerak n-heksan:etil asetat (5:5), (6:4) dan (7:3) dan analisis HPLC menggunakan fase gerak campuran pelarut metanol:asetonitril:akuades (40:15:45, v/v/v). Hasil penelitian diperoleh bobot ekstrak n-heksana 20,69 g, rendemen sebesar 5,10%, bobot ekstrak etil asetat 56,80 g, rendemen sebesar 14,00% dan bobot ekstrak metanol 159,31 g, rendemen sebesar 39,27%.Ekstrak n-heksana, etil asetat dan metanol positif bersifat toksik terhadap A. salina dengan nilai LC50 ekstrak n-heksana sebesar 9,62 ppm, ekstrak etil asetat sebesar 5,70 ppm dan ekstrak metanol sebesar 8,04 ppm.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI