DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PRARANCANGAN PABRIK METIL METAKRILAT DARI ASETON SIANOHIDRIN DAN METANOL DENGAN PROSES ESTERIFIKASI KAPASITAS 65.000 TON/TAHUN
PENGARANG:RYAN RAHMATULLAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-17


Metil metakrilat (MMA) adalah salah satu bentuk monomer dari akrilik resin. Bahan kimia ini mudah terbakar, pada suhu kamar berupa cairan tak berwarna dan mempunyai rumus molekul CH2=C(CH3)COOCH3, sedangkan karakteristik lainnya antara lain mendidih pada temperatur 101ºC, sedikit larut dalam air dan beberapa solvent organik lainnya. Dengan berbagai sifat yang dimilikinya tersebut, aplikasi dari metil metakrilat menjadi cukup luas. Metil metakrilat banyak digunakan dalam industri pelapis kulit (24%), industri kosmetik (21%), industri cat (18%), industri peralatan rumah tangga (10%), industri polimer (8%) dan untuk industri lainnya (19%). pabrik metil metakrilat (MMA) ini direncanakan beroperasi selama 360 hari/ tahun dengan kapasitas produksi 65.000 ton/tahun. Bahan baku yang digunakan adalah aseton sianohidrin, asam sulfat dan metanol.

Proses pembuatan metil metakrilat berlangsung melalui dua tahapan reaksi yaitu reaksi pertama merupakan reaksi hidrolisis, aseton sianohidrin bereaksi  dengan asam sulfat membentuk metakrilamid sulfat, reaksi berlangsung pada fase cair, irreversible, eksotermis dan non adiabatis yang dilakukan di dalam reaktor alir tangki berpengaduk (RATB). Sedangkan reaksi kedua merupakan reaksi esterifikasi, metakrilamid sulfat bereaksi dengan metanol membentuk metil metakrilat. Reaksi berlangsung pada fase cair, irreversible, eksotermis dan non adiabatis yang dilakukan di dalam reaktor alir tangki berpengaduk (RATB). Reaksi hidrolisis dijalankan pada suhu 130 ? dan tekanan 1 atm, sedangkan reaksi esterifikasi pada suhu 120 ? dan tekanan 7 atm. Pemurnian produk metil metakrilat dilakukan dengan proses destilasi dan dekantasi, sehingga diperoleh produk dengan kemurnian 99,73%.Pabrik ini digolongkan beresiko rendah karena beroperasi pada kondisi suhu dan tekanan yang tidak terlalu tinggi serta sifat bahan baku dan produk yang tidak membahayakan.

Pemasaran metil metakrilat diutamakan untuk konsumsi dalam negeri dan juga dipasarkan keluar negeri. Bentuk perusahaan berupa Perseroan Terbatas (PT) dengan sistem organisasi line dan staff. Sistem kerja karyawan berdasarkan pembagian  menurut jam kerja yang terdiri dari shift dan non shift dengan tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak 120 orang. Adapun hasil analisa ekonomi memberikan hasil investasi modal total (TCI) adalah sebesar Rp632.257.576.143,- dan diperoleh hasil penjualan yaitu sebesarRp. 3.149.970.192.222,- Selain itu diperoleh juga Return of Investment (ROI)sebelum pajak sebesar 15% dan Return of Investment (ROI)sesudah pajak sebesar 10%. Pay Out Time (POT) sebelum pajak yaitu 2.3 tahun dan Pay Out Time (POT) sesudah pajak sebesar 2,9 tahun. Sehingga diperoleh Break Even Point (BEP) sebesar 40,77% dan Shut Down Point (SDP) sebesar 28,42%. Berdasarkan pertimbangan hasil evaluasi tersebut, maka pabrik metil metakrilat dengan kapasitas 65.000 ton/tahun ini layak untuk didirikan.

 

Kata kunci:Metil metakrilat, aseton sianohidrin, asam sulfat, metanol, hidrolisis,   esterifikasi.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI