DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD), DANA ALOKASI UMUM (DAU), DANA ALOKASI KHUSUS (DAK), DANA BAGI HASIL (DBH), DAN SISA LEBIH PERHITUNGAN ANGGARAN (SiLPA) TERHADAP BELANJA LANGSUNG (Studi pada Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2013-2017) | |
| PENGARANG | : | RIDHA ERLIANI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-18 |
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus, Dana Bagi Hasil dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran terhadap Belanja Langsung pada Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan periode 2013-2017.
Peneltian ini merupakan penelitian melalui pendekatan kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yaitu data Laporan Realisasi Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota se Provinsi Kalimantan Selatan tahun 2013 sampai dengan 2017. Jumlah Populasi adalah 13 Kabupaten/Kota selama 5 tahun, sehingga jumlah populasi data penelitian adalah 65 (N=65). Analisis data menggunakan Regresi Linier Berganda.
Hasil Penelitian menunjukan bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Belanja Langsung. Artinya dengan adanya peningkatan Pendapatan Asli Daerah dan Dana Bagi hasil dapat meningkatkan Belanja Langsung pada Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan. Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tidak berpengaruh signifikan terhadap Belanja Langsung. Artinya bahwa adanya peningkatan Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tidak berpengaruh terhadap peningkatan Belanja Langsung pada Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI