DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | PENGARUH VARIASI DEBIT TERHADAP PENYISIHAN Mn PADA AIR ASAM TAMBANG MENGGUNAKAN SISTEM LAHAN BASAH BUATAN ALIRAN PERMUKAAN (STUDI KASUS SITE PERTAMBANGAN PT. JORONG BARUTAMA GRESTON, KABUPATEN TANAH LAUT, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN) | |
| PENGARANG | : | YUDHA AJIE PRATAMA | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2020-01-20 |
Penyebaran pertambangan di Indonesia sangat luas. Kalimantan Selatan merupakan salah satu pulau yang memiliki pertambangan terbesar di Indonesia. Salah satu dampak dari adanya aktifitas pertambangan yakni air asam tambang (AAT). Air asam tambang memiliki ciri pH air yang rendah berkisar antara 3-5, warna air kuningkkemerahan, dan memiliki pengaruh yang buruk terhadap biota air. Salah satu teknologi yang dapat digunakan untuk mengelola air asam tambang adalah dengan sistem lahan basah buatan (constructed wetland). Pada penelitian ini menggunakan Lahan Basah Buatan Aliran Permukaan (LBB-AP)kontinyu dengan variasi debit.Pada penelitian ini akan divariasi debit air asam tambang yaitu debit kontrol (D0) 7,1 mL/menit, variasi debit pertama (D1)8,8 mL/menit, variasi debit kedua (D2) 10,5 mL/menit, dan variasi debit ketiga (D3) 12,2 mL/menit dengan tujuan untuk menyelidiki kemampuan penyerapan Mn dan kenaikan nilai pH dengan debit yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pH terbaik pada debit kontrol (D0) 7,1 mL/menit periode ke 4 dengan nilai pH 4,3. Kemampuan penyisihan Mn terbaik pada debit kontrol (D0) 7,1 mL/menit periode ke 1 sebesar 3,3 mg/L dengan efisiensi sebesar 62%.
Kata Kunci : Lahan Basah Buatan, Debit, Mangan
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI