DIGITAL LIBRARY



JUDUL:Hubungan Massa Otot Dengan Kecepatan Berjalan Lansia (Studi Kasus di Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan)
PENGARANG:DEA AULIA WIDYANINGTYAS
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2020-01-27


Proses penuaan merupakan menurunnya fungsi jaringan dan organ tubuh secara progresif, salah satunya terdapat hilangnya serat otot (sarkopenia). Kecepatan berjalan merupakan indikator penting dalam menilai kemampuan fungsional. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan massa otot dengan kecepatan berjalan lansia di posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan. Penelitian ini menggunakan observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 54 orang. Hasil analisis data dengan uji korelasi Pearson menunjukkan terdapat korelasi antara massa otot dengan kecepatan berjalan lansia (r = 0,565). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat korelasi sedang antara massa otot dan kecepatan berjalan lansia di posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Pekauman Banjarmasin Selatan.

 

Kata-kata kunci: penuaan, massa otot, kecepatan berjalan

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI