DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PERPUSTAKAAN DENGAN KONSEP MAKERSPACE DI BANJARBARU
PENGARANG:DHEA YAUMIL HAZ KUBRA
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-11


Perpustakaan memiliki peran penting dalam masyarakat sebagai tempat yang mendukung pendidikan, penelitian, budaya, akses informasi, serta dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya dan intelektual. Sekarang ini sudah memasuki era disrupsi digital yang disebabkan oleh kemajuan teknologi yang memberikan kemudahan akses untuk mencari informasi dengan melalui internet, namun perkembangan teknologi memberikan pengaruh terhadap minat datang pengunjung terhadap perpustakaan. Salah satu permasalahan yang ada di Kota Banjarbaru adalah kurangnya kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, seperti permasalahan belum tercapainya kualitas pendidikan masyarakat sesuai standar, sementara fasilitas pendukung pendidikan seperti perpustakaan masih jarang dikunjungi. Sejauh ini, perpustakaan merupakan tempat yang kurang menarik untuk dikunjungi karena keterbatasan aktivitas yang dapat dilakukan di perpustakaan. Upaya yang dapat dilakukan agar meningkatkan minat datang ke perpustakaan adalah merubah pandangan tentang perpustakaan dengan menjadikan perpustakaan agar dapat mengkolaborasikan atau menggabungkan aktivitas di dalamnya dengan memanfaatkan teknologi sebagai penunjang. Penerapan konsep makerspace dalam sebuah perpustakaan efektif untuk menggabungkan berbagai aktivitas atau program dan dapat dilakukan secara bersamaan. Metode collaborative space digunakan sebagai proses penyelesaian masalah dengan tujuan utama dari desain collaborative space adalah menciptakan lingkungan yang mendukung berbagai jenis aktivitas berkelompok. Konsep arsitektur interaktif digunakan untuk mendukung metode collaborative space agar desain bangunan dapat berperan dalam ragam aktivitas manusia yang diwadahi dalam sebuah bangunan.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI