DIGITAL LIBRARY



JUDUL:PEMANFAATAN TUMBUHAN OBAT OLEH MASYRAKAT SUKU DAYAK DAEH DI DESA KINARUM KECAMATAN UPAU KABUPATEN TABALONG PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
PENGARANG:NURJANAH
PENERBIT:UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT
TANGGAL:2024-07-15


Indonesia, sebagai negara agraris yang memiliki kekayaan alam hayati tropis yang beragam dan unik serta didukung oleh keragaman budaya, memainkan peran penting dalam sektor pangan dan pariwisata alam. Keanekaragaman hayati Indonesia yang kaya, terutama yang berasal dari hutan, memberikan manfaat ekologis dan ekonomis yang signifikan. Masyarakat lokal, terutama suku Dayak di Kalimantan, memanfaatkan tumbuhan obat sebagai bagian integral dari pengobatan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jenis-jenis tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional oleh masyarakat Dayak Deah di Desa Kinarum, Kecamatan Upau, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, bagian-bagian tumbuhan yang dimanfaatkan, serta metode penggunaannya. Penelitian dilaksanakan selama tiga bulan dengan menggunakan metode observasi lapangan, wawancara dengan 25 responden, dan analisis data menggunakan aplikasi PlantNet Plant Identification. Hasil penelitian mengidentifikasi 30 jenis tumbuhan obat yang sering digunakan oleh masyarakat Dayak Deah, dengan bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah daun (44%). Metode pengolahan tumbuhan obat meliputi perebusan (63%), pemarutan, perendaman, peremasan, penumbukan, dan pengunyahan. Tumbuhan obat ini digunakan untuk mengatasi berbagai penyakit seperti diare, demam, malaria, diabetes, dan asam urat. Penelitian ini memiliki pentingnya dalam mendokumentasikan pengetahuan tradisional dan mendukung pelestarian sumber daya alam hayati serta tradisi pengobatan tradisional yang ada di Indonesia, sehingga dapat dilestarikan dan dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

Berkas PDF
NODOWNLOAD LINK
1FILE 1



File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI