DIGITAL LIBRARY
| JUDUL | : | MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR PADA MUATAN IPA MATERI SIKLUS AIR MENGGUNAKAN MODEL MERDEKA SISWA KELAS 5A SDN KELAYAN SELATAN 10 BANJARMASIN | |
| PENGARANG | : | RIMA YANTI | |
| PENERBIT | : | UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT | |
| TANGGAL | : | 2024-07-17 |
Permasalahan pada penelitian ini adalah rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa, siswa kurang aktif dalam pembelajaran, siswa belum mampu memecahkan masalah, dan rendahnya hasil belajar siswa pada pembelajaran IPA materi siklus air. Upaya untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran MERDEKA dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktivitas guru, mendeskripsikan aktivitas siswa, menganalisis peningkatan keterampilan berpikir kritis, dan menganalisis peningkatan hasil belajar siswa.
Penelitian ini menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan dalam empat kali pertemuan di SDN Kelayan Selatan 10 Banjarmasin pada siswa kelas 5A, dengan jumlah siswa sebanyak 27 orang. Data hasil analisis secara kualitatif berupa aktivitas guru, aktivitas siswa, dan keterampilan berpikir kritis siswa dan secara kuantitatif berupa hasil belajar. Data dianalisis dengan teknik deskriptif dan digambarkan dalam bentuk tabel dan grafik, selanjutnya diinterpretasikan dengan menggunakan kategori pada masing-masing indikator keberhasilan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru pada pertemuan 1 memperoleh skor 25 dengan kategori baik dan semakin meningkat pada pertemuan 4 memperoleh skor 32 dengan kategori sangat baik. Aktivitas siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase ketuntasan klasikal sebesar 30% dan semakin meningkat pada pertemuan 4 persentase ketuntasan klasikal sebesar 100%. Keterampilan berpikir kritis siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase ketuntasan klasikal sebesar 33% dan semakin meningkat pada pertemuan 4 memperoleh persentase ketuntasan klasikal sebesar 93%. Hasil belajar siswa pada pertemuan 1 memperoleh persentase ketuntasan klasikal aspek kognitif sebesar 30%, afektif sebesar 37%, dan psikomotorik sebesar 33% dan semakin meningkat pada pertemuan 4 memperoleh persentase ketuntasan klasikal aspek kognitif sebesar 100%, afektif sebesar 100%, dan psikomotorik 93%.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran MERDEKA dapat meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa. Disarankan kepada kepala sekolah, guru, dan peneliti selanjutnya agar penelitian ini dapat dijadikan rekomendasi dalam menggunakan model pembelajaran dalam meningkatkan kualitas aktivitas guru, aktivitas siswa, keterampilan berpikir kritis, dan hasil belajar siswa.
| NO | DOWNLOAD LINK |
| 1 | FILE 1 |
File secara keseluruhan dapat di unduh DISINI